Tuesday, June 25, 2019

Suara bambu serta suara dawai-Keharmonisan suara dari tiga pelosok Tanah Air

  9nagaasia       Tuesday, June 25, 2019
Tiap warna suara serta irama dari beberapa macam musik tradisionil yang ditampilkan oleh beberapa seniman papan atas di dunia musik tradisionil sudah sukses membuat satu arus musik yang menjelujuri tiga sisi Vietnam Utara-Vietnam Tengah-Vietnam Selatan saat malam musik dengan topik “Suara bambu serta suara dawai”. Ini adalah pertemuan musik di antara beberapa orang yang semangat buat musik tradisionil Vietnam di semua negeri serta luar negeri seperti seniman-seniwati Huong Thanh, Dang Cong Hung, Doan Thanh Binh, Xuan Hoach, Ngo Thanh Hoai dan sebagainya sudah memberi beberapa kesan yang indah mengenai kehalusan serta kekhasan musik tradisionil pada beberapa pendengar.

Saat malam musik “Suara bambu serta suara dawai”, tiap seniman persembahkan karya-karyanya yang ciri khas pada beberapa pendengar. Seniwati Ngo Thanh Hoai memanifestasikan irama-irama opera Cheo classic di wilayah dataran rendah Bac Bo, irama-irama sajak kuno, karena itu seniman Doan Thanh Binh mempertunjukkan tehnik teladan dari lagu rakyat Ca Tru, seniman Xuan Hoach dengan irama lagu rakyat Xam. Seniman Dam Quang Minh, salah seseorang yang keluarkan inspirasi mengenai program ini memberitahu: “Program ini dibuat dari pertemuan dengan rekan-rekan yang hidup jauh dari Tanah Air yakni, vokalis Huong Thanh di Perancis. Saat pulang kembali di Tanah Air, saudari Huong Thanh ingin lakukan pertemuan dengan golongan seniman-seniwati di dunia musik tradisionil Vietnam Utara. Pada pertemuan ini, beberapa seniman-seniwati ajukan inspirasi lakukan program keduanya untuk membina cerita musik Vietnam serta unsur cerita ini adalah musik tradisionil Vietnam”.

“Suara bambu serta suara dawai” terkait dengan inspirasi bawa semua instrumen musik tradisionil Vietnam yang dibikin dari beberapa bahan tradisionil seperti pohon bamtu serta dawai benang kembali pada rutinitas nikmati musik dari orang Vietnam. Seniman Xuan Hoach bukan sekedar ikut juga dengan aktif dalam merevitalisasi ragam-ragam musik tradisionil seperti lagu rakyat Xam serta lagu rakyat Ca Tru, dan juga ialah orang yang mempelajari serta memperbarukan dawai instrumen musik dengan bahan benang serta berhsil cari kembali suara classic buat instrumen musik tradisionil. Menurutnya, dalam sastra kuno, pohon bambu jadi lambang kesopanan, terus jelas. Sedang suasa yang halus serta hangat dengan tersembunyi dari dawai benang jadi lambang suara vokalis. Dua citra yang berbentuk simbolik budaya ini memanifestasikan keselarasan musik tradisionil Ketimuran. “Berhasil membuat dawai dari benang baru mengetahui hal yang baik dari dawai. Sukses membuat dawai dari benang saya benar-benar senang. Sampai saat ini dapat ditekankan jika dawai dari benang sudah sampai dasar serta sudah ada dalam program ini. Malam musik ini berangkat dari inspirasi itu”.

Malam musik “Suara bambu serta suara dawai” adalah satu serangkaian program yang punyai susunan terbuka, memperlihatkan semua pokok sari lagu rakyat Ca Tru, Chau Van, opera Cheo classic, lagu rakyat Xam, lagu rakyat Hue dan sebagainya. Di sini, beberapa pendengar dapat nikmati irama-irama opera Cheo classic yang ditampilkan oleh vokalis Thanh Hoa, irama lagu rakyat Ca Tru yang dibawakan oleh seniman Doan Thanh Binh. Sedang seniman Trong Quynh bawa beberapa pendengar hadir pada irama lagu rakyat Chau Van, seniman Xuan Hoach dengan irama lagu rakyat Xam dan sebagainya. Nguyen Xuan Thanh, seseorang pendengar memberitahu: “Ini adalah makanan saya. Semua yang saya nikmati ini hari ialah santapan-santapan yang ciri khas serta benar-benar baik. Telah lama saya baru dapat nikmati satu program yang baik semacam itu. Saya berpikir jika semua pokok sasi musik tradisionil sudah dikatakan oleh beberapa seniman pada beberapa pendengar”.

Mungkin tidak ada kemauan yang lebih mesra adalah membuat supaya musik tradisionil menghidupkan beberapa hal yang paling simpel serta berperikemanusiaan di hati golongan fans musik tradisionil. Oleh karenanya, beberapa seniman sudah sepenuh hati memanifestasikanya dalam tiap acara, bawa suaranya bercampur pada kehidupan yang berbagia pada sebuah suara dawai.
logoblog

Thanks for reading Suara bambu serta suara dawai-Keharmonisan suara dari tiga pelosok Tanah Air

Previous
« Prev Post