Monday, June 3, 2019

Ritual keyakinan memuja Ingin dalam arus budaya kontemporer

  9nagaasia       Monday, June 3, 2019
Ritual keyakinan memuja Ingin (Sang Ibunda) berkembang kuat pada jaman dinasti Le, era ke-15 serta berkelanjutan sampai saat ini. Malah ritual keyakinan ini bawa karakter asli Vietnam, memuja Ingin serta beberapa pahlawan bangsa, karena itu dia memiliki daya hidup yang bertahan lama serta berjangka-panjang.


Berjalan seperjalanan dengan 9nagaasia.biz kehidupan kultural serta spiritual orang Vietnam sepanjang bberabad-abad, ritual keyakinan memuja Ingin jadi sandaran spiritualitas serta jiwa tiap orang. Ritual keyakinan memuja Sang Ibu jadi sandaran spirituil buat manusia selalu untuk ke arah riwayat, waktu lampau, mengingkatkan serta mencatat jasa-jasa yang diberi oleh nenek moyang serta beberapa pahlawan bangsa. Nguyen Tien Dung, periset dari Pusat Riset Keyakinan Vietnam mengatakan jika nilai terbesar adalah keyakinan rakyat pada ritual keyakinan memuja Ingin. Ia menjelaskan: “Ritual keyakinan ini mengajar orang agar hidup dengan lebih baik, lebih akrab serta lebih dekat. Meminta agar negara damai sentosa, cuara baik, rakyat sampai cukup sandang, cukup pangan serta berbahagia. Itu kriterium dari ritual keyakinan ini. Bukan sekedar rakyat saja, tetapi beberapa pengelola serta perawat pusaka ini memiliki langkah melihat yang lebih inovatif serta lebih akrab. Malah ritual keyakinan ini merupakan ciri yang indah serta baik serta bagaimana membuat ritual keyakinan memuja Ingin jadi lebih dekat sama rakyat”.

Ritual keyakinan memuja Ingin mengumpulkan banyak nilai seni, contohnya seni ukir, arsitektur, musik, nyanyian, seni tari, silat, kuliner serta baju. Itu adalah kristalisasi sepanjang sekian tahun dimana ritual keyakinan memuja Ingin sudah berjalan seperjalanan dengan rakyat.

Beberapa pemainnya (Thanh Dong) seperti beberapa “duta” yang mengemukakan doa-doa rakyat dari kehidupan modern pada “dunia beberapa dewa” serta terima ajaran-ajaran yang baik yang menghadirkan keceriaan, rezeki serta kebahagiaan. Ciri indah dalam ritual keyakinan memuja Ingin adalah keseriusan, keelokan serta menjaga langkah hidup tradisionil. Ritual keyakinan memuja Ingin memiliki kandungan banyak nilai budaya tradisionil yang beranekaragam. Memuja Ingin bermakna inginkan tunjangan, kembang siar serta kekreatifan. Ritual keyakinan ini berlainan terbanding dengan agama serta keyakinan lain, dia ke arah kehidupan modern yang dekat. Memuja Ingin tidak mengarahkan manusia serta keyakinan manusia di dunia setelah wafat, tetapi dunia modern, dunia dimana manusia membutuhkan kesehatan, uang serta rezeki.

Kembalinya ritual keyakinan memuja Ingin saat ini sudah menghadirkan satu muka baru pada kehidupan kultural serta keyakinan orang Vietnam memberi sumbangan penting dalam melestarikan semua nilai budaya tradisionil bangsa. Nguyen Khac Loi, Wakil Kepala Dinas Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata kota Hanoi memberitahu jika Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam sedang membuat beberapa bahan untuk dikatakan pada UNESCO agar mengaku ritual keyakinan memuja Ingin Ibu jadi pusaka budaya nonbendawi umat manusia. Hal tersebut sudah memperjelas nilai-nilai ritual keyakinan ini yang perlu dikonservasikan serta ditingkatkan. Nguyen Khac Loi memberitahu: “Pertama-tama memperjelas jika ritual keyakinan memuja Ingin merupakan kekhususnya orang Vietnam. Ke-2 adalah ritual keyakinan memuja Ingin bawa karakter kemanusiaan serta pendidikan tinggi sekali. Ke-3 adalah daya hidup. Oleh karenanya, banyak periset sudah mengatakan jika semua kegiatan ritual keyakinan memuja Ingin ini merupakan museum hidup, tidak ada dalam buku, hidup dalam praktik penerapan ritual yang begitu hidup-hidup. Ini merupakan unsur inti untuk dikatakan pada UNESCO untuk mendapatkan pernyataan jadi pusaka budaya nonbendawi umat manusia”.

Dalam kehidupan kontemporer, ritual keyakinan memuja Ingin berkembang kuat di perkotaan-perkotaan serta tiap wilayah memiliki kekhasan serta sukses menyerap perhatian banyak usur dalam warga. Pada tahun 2009, ritual keyakinan memuja Ingin sudah diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam dengan pengaturan dari Komite Rakyat propinsi Ha Nam di kuil Lanh Giang, kabupaten Duy Tien, propinsi Ha Nam. Pada tahun 2010, Festival ritual keyakinan memuja Ingin wilayah dataran rendah sungai Merah pertama kali diselenggarakan di Biara Truc Lam, kabupaten Tam Dao, propinsi Vinh Phuc. Festival ke-2 yang barusan diselenggarakan di kota Hanoi sudah menyerap keterlibatan dari lebih dari 170 Thanh Dong serta barisan pelaksana ritual dari kota Hanoi serta provinsi-provinsi lain. Ini menunjukkan perubahan kuat ritual keyakinan memuja Ingin dalam kehidupan kontemporer.
logoblog

Thanks for reading Ritual keyakinan memuja Ingin dalam arus budaya kontemporer

Previous
« Prev Post