Thursday, June 27, 2019

Musim Semi main catur manusia

  9nagaasia       Thursday, June 27, 2019
Pagoda “Vua” terdapat di jalan Thinh Yen, kabupaten Hai Ba Trung, kota Hanoi yang dibuat pada jaman dinasti Ly dengan nama “Hung Khanh Tu”. Dalam pagoda ini ada tempat pemujaan dewa “De Thich” yang dipandang seperti pemain catur yang terhebat di dunia fana serta di langit. Konon pada jaman dinasti Le, sebab menganggap mengagumi akan “De Thich”, seseorang putra raja jaman dinasti Le yang gandrung dengan permainan catur cina sudah buka kompetisi serta tradisi istiadat ini masih dilestarikan sampai saat ini. Pada tiap tanggal 6 sampai tanggal 9 bulan setahun imlek, beberapa pemain catur satu kali lagi berduyun-duyun hadir ke pagoda “Vua” untuk turut laga.

Le Dinh Boi, Ketua Kelab Catur Cina Pagoda “Vua” memberitahu: “Babak penyisihan diselenggarakan dari tanggal 6 sampai tanggal 8 bulan setahun imlek, sedang tanggal 9 adalah set final. Dari tanggal 6 sampai 8, permainan catur memakai papan catur. Tetapi pada tanggal 9 mulai diselenggarakan permainan catur dengan manusia. Beberapa pemain catur yang hadir dari beberapa tempat akan lakukan laga dengan ketentuan nasional”.

Hampir semua halaman pagoda “Vua” jadikan papan catur manusia pada set final. Catur manusia di sini ditujukan ialah catur cina yang memakai manusia jadi anak caturnya. Catur manusia ini satu macam catur cina dimana manusia akan mainkan anak catur yang terbagi dalam 32 orang, salah satunya ada 16 orang lelaki serta 16 orang wanita. Beberapa “anak catur” lelaki akan kenakan pakaian merah atau kuning, sedang “anak catur” wanita kenakan pakaian hitam atau hijau. Sebelum laga diawali, semua “anak catur” ini akan berlatih jurus-jurus silat untuk siap mendemonstrasikan laga dengan rivalnya. Le Dinh Boi memberitahu: “Bentuk permainan catur manusia di pagoda “Vua” tetap beralih. Contohnya pada tahun ini pemain catur tidak bergerak, tetapi cuma menggerakkan anak catur di satu papan catur masih, saat itu anak catur manusia akan bergerak menurut tiap perintah itu. Sedang ada beberapa tahun dimana pemain catur akan turun ke papan catur manusia serta menggerakkan anak catur manusia sendiri. Bentuk-bentuk ini tetap diubah agar pemirsa dapat merasakan lebih hidup-hidup”.

Hal yang spesial dalam Festival catur manusia adalah ada banyak sekali pemirsa, tetapi kebanyakan orang tetap diam agar tidak mengganggu pemain catur. Laga ini makin lebih mencekam saat tiap pergerakan dibarengi dengan suara genderang dari ke-2 faksi. Oleh karenanya, tiap laga catur cina adalah satu beradu otak serta kecepatan. Beberapa pemain catur bukan sekedar hadir dari kota Hanoi saja, dan juga dari beberapa propinsi di sekelilingnya, bahkan juga dari Vietnam Selatan. Beberapa pemain catur dari negara lain hadir untuk turut laga sebab ini adalah satu kompetisi yang berprestise tinggi. Le Dinh Boi menjelaskan: “Hal penting dari Festival Catur Manusia di pagoda ini adalah beberapa pemain catur dapat berjumpa dengan beberapa pemain di luar dan dalam negeri. Dahulu ada pula pemain catur yang hadir dari beberapa negara seperti Kanada, Singapura, dan lain-lain untuk turut bertanding”.

Ibu Nguyen Thi Oanh, seseorang masyarakat di jalan Thinh Yen, kota Hanoi memberitahu: “Festival Catur Manusia di pagoda Vua adalah keindahan budaya tradisionil Vietnam. Hal yang ciri khas dalam festival ini adalah beradu otak di antara beberapa pemain andal untuk pilih orang pintar yang dikagumi oleh kebanyakan orang, dll”.

Catur manusia adalah sesuatu beradu otak, memanifestasikan karakter komune serta tanggung jawab dari pemain catur, kental dengan ciri budaya Vietnam. Dengan semua festival lain yang diadakan di kesempatan Hari Raya Tet serta musim Semi datang, Festival Catur Manusia pagoda Vua ikut membuat situasi pada awal tahun lebih berkobar-kobar serta semarak.
logoblog

Thanks for reading Musim Semi main catur manusia

Previous
« Prev Post