Thursday, June 27, 2019

Jaga agar suara bonang bergema lama di tengahnya musim semi Tay Nguyen

  9nagaasia       Thursday, June 27, 2019
 Harus satu bulan selama-lamanya sesudah Hari Raya Tahun Baru Tradisionil Imlek (Hari Raya Tet) baru datang “Pesta budaya-olahraga” yang diselenggarakan oleh kecamatan, tetapi beberapa anggota muda dalam team pemukul bonang dukuh Pu Hue, kecamatan Ea Ktur, kabupaten Chu Quynh, propinsi Dac Lac masih mengupayakan waktu saat malam hari untuk lakukan latihan. Terus datang saatnya, mereka ada di dalam rumah komune dukuh untuk berlatih kembali irama-irama bonang yang baru mereka dalami. Mereka lakukan latihan dengan asik serta benar-benar sedar sendiri, suara bonang bergema dengan semarak dengan melodi terkadang cepat serta terkadang lamban. Anak yang bernama Y Sun E’Ban, satu anggota team pemukul bonang ini memberitahu: “Tujuh orang kami baru belajar sepanjang 2 bulan ini saja, tetapi kebanyakan orang belajar dengan cepat sekali. Jika mendapatkan undangan, kami akan lakukan atraksi, kami telah 3 kali lakukan atraksi, salah satunya ada sekali di kabupaten serta 2 kali yang lain di kecamatan Drai Bhang”.

Mendapat investasi ongkos dari kabupaten untuk buka kursus-kursus, beberapa artisan serta beberapa anak di dukuh Pu Hue merasakan benar-benar senang. Banyak anak sudah minta pada ayah-ibu untuk belajar langkah menabuh bonang serta ikut juga dalam latihan dengan permanen. Anak yang bernama I Bi Knul, 13 tahun sedang belajar di klas 6. Tempat tinggalnya jauh kurang lebih hampir 5 km. dari rumah komune dukuh, tetapi saat malam harinya ia naik sepeda untuk hadir ke rumah komune untuk lakukan latihan dengan beberapa anak dalam teamnya. Ia menjelaskan: “Saya ingin belajar langkah menabuh bonang serta sudah mendapatkan dukungan dari ayah-ibu. Belajar langkah menabuh bonang benar-benar menyenangkan, suara bonang benar-benar enak didengar. Bapak Ae Nheo mengajari langkah menabuh bonang pada kami. Ia mengajara kami dengan benar-benar baik”.

Artisan yang mewariskan langkah menabuh bonang pada beberapa anak di dukuh Pu Hue adalah bapak Y Nguin Knul (yang disebutkan Ae Nheo). Meskipun telah berumur hampir 70 tahun, tetapi, Ae Nheo masih ingat semua irama bonang yang ia dalami semenjak waktu kecil. Ia bercerita jika pada saat kecil, ia selalu ikuti kakeknya ke semua upacara pemujaan, pemakaman serta pesta di dukuh. Ia benar-benar suka pada suara bonang yang dimainkan oleh beberapa pendahulu serta saat mereka beristirahat, ia coba menabuh bonang. Sesudah banyak eksperimen ini, makin lama makin ia tahu bagaimanakah cara menabuh bonang. Ia mengatakan jika pada saat itu, beberapa anak belajar sendiri, jadi tidak ada yang mengajar seperti saat ini.

Sampai saat ini, bapak Ae Nheo sudah mengajar 2 team pemukul bonang muda mengenai irama-irama yang telah terkenal. Pelatihan awalnya, ia mengajar beberapa anak yang berumur dari 15 sampai 16 tahun, sampai pelatihan ini, ia mengajar beberapa anak yang lebih kecil. Ae Nheo mengatakan jika ia merasakan benar-benar senang saat generasi muda saat ini benar-benar senang belajar serta terima langkah menabuh bonang dengan cukup cepat. “Anak-anak ini benar-benar senang belajar serta sangat berupaya belajar. Saya berupaya mengajar mereka, saat ini, saya telah lansia, kesehatannya pun tidak kuat , karena itu saya terus mengajar mereka tidak untuk hilangkan adat yang dibiarkan oleh nenek moyang”.

Bagi bapak Ae Nheo, mengajar langkah menabuh bonang pada generasi muda tidak hanya untuk arah pelestarian, dan juga mengarahkan beberapa anak ini ke asal mula, sebab suara bonang serta gong ialah jiwa etnisnya. Mengajar langkah menabuh bonang pada beberapa anak mengajar mereka untuk dapat pahami nilai-nilai kemanusiaan yang dibiarkan oleh nenek moyang dengan keceriaan serta rasa sedih dalam kehidupan. Pada saat akan datang, beberapa anak ini berpeluang lakukan atraksi bonang pada pesta dukuh serta malah mereka ialah beberapa orang yang ikut jaga jati diri budaya wilayah Tay Nguyen, membuat suara bonang bergema lebih jauh.
logoblog

Thanks for reading Jaga agar suara bonang bergema lama di tengahnya musim semi Tay Nguyen

Previous
« Prev Post