Friday, May 3, 2019

Warna-warni wilayah Tay Bac di tengahnya kota Hanoi vietnam

  9nagaasia       Friday, May 3, 2019
Cici-ciri budaya yang ciri khas di provinsi-provinsi Hoa Binh, Son La, Dien Bien, Lai Chau, Lao Cai serta Yen Bai sudah bersama bersemarak di program budaya dengan judul: “Warna-warni wilayah Tay Bac" (wilayah Barat Laut, Vietnam Utara) barusan berjalan di kota Hanoi. Program ini menghadirkan pada waktu rakyat ibu kota satu ruangan yang penuh dengan kesan-kesan haru, dengan beberapa ciri budaya yang ciri khas yang dalamnya menggambarkan kegiatan, kehidupan serta kerja dari rakyat wilayah Tay Bac.
Program "Warna-warni daerah Tay Bac

Satu ruangan wilayah Tay Bac dengan bunga Ban, air, perahu, rumah panggung etnis minoritas Thai, masakan Thang Co dari rakyat etnis minoritas H’mong dimanifestasikan dengan hidup-hidup, hingga dapat merekonstruksi ruangan budaya komune rakyat di sini.
Tiap propinsi memiliki ruangan pameran sendiri untuk mengenalkan beberapa ciri budaya yang ciri khas di wilayah lewat arsitektur, tradisi istiadat, rutinitas, pesta tradisi, instrumen musik, baju serta produk budayanya. Dengan paviliun yang bertopik: “Kebudayaan tradisionil etnis minoritas Muong”, propinsi Hoa Binh mengenalkan beberapa benda serta pusaka seperti genderang perunggu, gong serta bonang. Propinsi Son La menyosialiasikan panorama alamnya yang indah, blog-blog peninggalan riwayat, kebudayaan, panorama alam yang tipikal di wilayah, semua koleksi benda yang tipikal mengenai baju, barang hiasan, kain ikat, instrumen musik, buku, alat perburuan, presentasi beberapa kerajinan tangan artistik serta irama-irama lagu etnis minoritas Thai kuno. Saat mengenalkan tradisi istiadat etnis minoritas Thai Hitam di propinsi Son La pada beberapa pengunjung, Saudari Lo Thi Ban tidak segan-segan saat disuruh untuk menyanyikan satu lagu dengan lirik etnis Thai kuno. Ia mengatakan jika menyanyikan lagu dengan lirik Thai kuno harus disertai dengan instrumen musik Pi, tapi dengan suara nyanyi tanpa ada instrumen musik dalam bahasa Thai, tetapi suaranya sudah mengharukan kebanyakan orang.

Saat berpisah dengan suara nyanyi saudari Ban, beberapa pengunjung ditarik pada paviliun propinsi Lai Chau. Dengan judul: “Provinsi Lai Chau istimewa dengan warna-warni”, paviliun ini mengenalkan pada beberapa pengunjung satu kamar tidur rakyat etnis minoritas Thai Putih yang dihias dengan beberapa produk kain ikat serta rekonstruksi ruangan kegiatan, kerja serta produksi yang ciri khas dari beberapa etnis atau baju serta dan instrumen musik dari etnis minoritas Laos di kabupaten Tam Duong, propinsi Lai Chau menarik kehadiran beberapa pengunjung.
Nguyen Van Dien, Wakil Kepala Kantor Dinas Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata propinsi Lai Chau memberitahu jika instrumen musik Pi Keo adalah kebanggaan rakyat etnis minoritas Laos di propinsi Lai Chau. Ia menjelaskan: “Sekarang ini, instrumen musik rakyat semua etnis di wilayah Tay Bac begitu beranekaragam. Terutamanya adalah instrumen musik Pi Keo dari etnis minoritas Laos begitu ciri khas. Pi Keo ditujukan buat pesta, asmara serta pekerjaan-pekerjaan yang besar dari etnis. Saat ini, rakyat etnis minoritas Laos begitu senang memakai Pi Keo dalam semua pesta adat”.

Saat hadir ke paviliun barang propinsi Lao Cai, pengunjung bisa memandangi foto-foto mengenai warna-warni musim semi di propinsi Lao Cai, warisan sawah terasering di Sa Pa, pasaran-pasaran, pesta tradisi di wilayah pegunungan dan sebagainya. Pada dalam itu, propinsi Dien Bien fokus mengenalkan prestasi-prestasi perubahan sosial-ekonomi propinsi ini sepanjang waktu itu lewat foto-foto, beberapa benda mengenai kegiatan komune, kerja serta produksi semua etnis di propinsi, instrumen musik, permainan kerakyatan, keyakinan dan sebagainya. Propinsi Yen Bai mengenalkan produk wilayah yang ciri khas serta populer seperti teh Suoi Giang, madu atau sawah terasering Mu Cang Chai. Le Xuan Dinh, Wakil Kepala Kantor Dinas Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata propinsi Yen Bai memberitahu: “Provinsi Yen Bai salah satu di antara enam propinsi di wilayah Tay Bac, saat ikut juga dalam program “Warna-warni wilayah Tay Bac”, kami lakukan aktivitas-aktivitas seperti kuliner Thang Co, kerajinan tangan tradisionil dan sebagainya. Di sini, kami mengenalkan beberapa ciri yang ciri khas propinsi Yen Bai, beberapa ciri yang paling ciri khas mengenai budaya kebendaan serta bukan kebendaan di propinsi Yen Bai. Program “Warna-warni wilayah Tay Bac” yang diselenggarakan di kota Hanoi salah satu momen yang paling menonjol untuk mengenalkan jati diri kebudayaan semua etnis di wilayah Tay Bac pada rakyat ibu kota Hanoi serta rakyat semua negeri”.

Program: “Warna-warni wilayah Tay Bac” yang penuh dengan moment kebudayaan, bawa beberapa pengunjung hadir ke wilayah yang suci di ujung Ibu Pertiwi. Program ini ingin merekonstruksi citra satu wilayah yang heroik dalam peperangan serta gigih dalam periode pembaharuan. Saat hadir ke program ini, bapak Mac Cong Minh menjelaskan: “Manusia wilayah Tay Bac begitu alim, simpel, cantik serta harus disebutkan adalah lebih hebat. Salah satunya dua periode yakni periode pembaharuan serta perang perlawanan menentang Amerika Serikat untuk menyelematkan Tanah Air, rakyat di wilayah Tay Bac begitu gagah berani, rajin dalam kerja serta cemerlang dalam pertarungan. Sebagai seseorang veteran perang, saya inginkan agar di masa datang akan terdapat beberapa pameran serta jumpa transisi semacam ini diselenggarakan untuk mempersempit ketimpangan antara wilayah pegunungan serta wilayah dataran rendah”.
Wilayah Tay Bac menempati hampir 1/3 area Vietnam dengan jumlahnya penduduknya kurang lebih 10 juta jiwa serta terbagi dalam lebih dari dua puluh etnis, oleh karenanya, wilayah ini begitu kaya dengan jati diri kebudayaan tradisionil. Tiap propinsi bawa kesini cici-ciri kebudayaan yang paling ciri khas untuk membuat satu pemandangan yang berwarna-warni mengenai satu wilayah Tay Bac, wilayah yang suci dari Ibu Pertiwi.
logoblog

Thanks for reading Warna-warni wilayah Tay Bac di tengahnya kota Hanoi vietnam

Previous
« Prev Post