Monday, May 20, 2019

Vietnam berusaha mengkonservasikan serta meningkatkan pusaka teluk Ha Long

  9nagaasia       Monday, May 20, 2019
Pada 20 tahun kemarin, teluk Ha long mendapatkan pernyataan dari UNESCO jadi pusaka alam dunia mengenai geologi serta geomorfologi. Ini ialah pusaka dunia ke-2 di Vietnam yang mendapatkan pernyataan sesudah pusaka ibu kota kuno Hue pada tahun 1993. Meskipun untuk kali pertamanya melakukan proses manajemen serta konservasi pusaka sesuai ketetapan serta tuntunan dari UNESCO, tapi dengan kemauan serta usaha sendiri, propinsi Quang Ninh (Vietnam Utara) sudah mengakhiri dengan baik pekerjaan ini.

Dua puluh tahun semenjak teluk Ha Long mendapatkan pernyataan jadi pusaka alam dunia, semua taktik, program serta gagasan mengkonservasikan serta meningkatkan nilai pusaka sudah serta sedang digelarkan dengan aktif. Semua nilai istimesa serta ciri khas dari teluk Ha Long sedang dijaga serta dikonservasikan dengan baik, semua kekuatan serta kelebihan teluk Ha Long sudah ditingkatkan hingga menghadirkan perubahan-perubahan positif dalam meningkatkan pariwisata, menggerakkan perkembangan ekonomi wilayah. Namun, pekerjaan mengkonservasikan serta meningkatkan nilai pusaka teluk Ha Long saat ini sedang melawan banyak kesukaran serta rintangan yang perlu diatasi misalnya desakan dari kegiatan perubahan sosial-ekonomi, permasalahan menggerakkan peningkatan sdm, membuat taktik pengendalian umum teluk Ha Long dan sebagainya. Menurut ibu Vu Thi Thu Thuy, Wakil Ketua Komite Rakyat propinsi Quang Ninh, 20 tahun tidaklah adalah waktu panjang, dan juga cukup untuk memberi penilaian dengan obyektif serta mendalam pada pekerjaan mengkonservasikan serta meningkatkan nilai pusaka. Selain nilai-nilai alamih pusaka yang dikonservasikan dengan mutlak, tempat-tempa wisata di teluk sudah alami muka baru, banyak produk wisata yang ciri khas sudah tercipta hingga jadi atraktif buat pelancong. Ia menjelaskan: “Pada beberapa tahun akan datang, propinsi Quang Ninh selalu menggerakkan kuat kerja sama internasional untuk mengupayakan pertolongan serta dukungan dari komune masyarakat serta semua organisasi internasional untuk melestarikan serta meningkatkan nilai pusaka teluk Ha Long, menguatkan sumber investasi pada pekerjaan konservasi, jamin lingkungan ekologi, menggerakkan kuat kegiatan publikasi supaya teluk Ha Long jadi tujuan pelancong, jadi pusat wisata papan atas di Vietnam serta internasional”.

Saat ini, di propinsi Quang Ninh ada kurang lebih 850 tempat penginapan lebih dari 13.000 kamar, salah satunya ada 86 hotel berbintang dari satu sampai lima, lebih dari 5.000 kapal pesiar beberapa jenis, salah satunya ada lebih dari 150 kapal pesiar berkualitas tinggi, lebih dari 40 tubuh usaha perjalanan, beberapa ratus restoran serta tempat perbelanjaan dan sebagainya. Dengan sdm serta infrastruktur pariwisata semacam itu, permasalahan jamin faktor-fakrot lingkungan hidup serta panorama alam mendapatkan perhatian yang tidak kecil. Dalam proses eksploitasi nilai pusaka teluk Ha Long ada pengaruh-pengaruh negatif pada pusaka mengenai sisi mekanik, kimia, lingkungan budaya, panorama alam serta ekonomi di lokasi pusaka. Malah oleh karenanya, permasalahan meningkatkan nilai pusaka budaya serta alam dunia harus dikendalikan, harus membuat serta mengorganisasi penerapan gagasan pengendalian pariwisata dengan berkaitan. Satu diantara permasalahan kunci adalah pekerjaan membuat perkiraan jumlahnya pelancong yang hadir, mempelajari dampak-dampak dari beberapa pelancong, mengurus serta mengkoordinasikan jumlahnya pelancong serta gagasan membuat lapangan kerja, tanggung-jawab di antara unit fungsional serta komune ditempat.

Selama sekian tahun ini, Tubuh Kerja sama serta Perubahan Jepang (JICA) sudah berjalan seperjalanan dengan propinsi Quang Ninh untuk mengkonservasikan pusaka alam teluk Ha Long. Banyak program serta project yang dikerjakan sudah ikut tingkatkan pandangan, merubah tingkah laku perlindungan lingkungan hidup golongan nelayan serta pelancong di teluk Ha Long. Koji Otsuka, Profesor Kampus Osaka, Wakil Organisasi JICA mengutamakan unsur yang penting untuk melestarikan status quo dari satu pusaka alam adalah pandangan serta kesedaran dari pemiliknya. Ia menjelaskan: “Bagi pengalaman membuat perlindungan teluk Osaka (Jepang), kami menemui banyak permasalahan. Kami sukses menarik hal yang sangat penting adalah memberi pendidikan pada kelompok pemuda saat ini untuk tingkatkan kesedaran dalam membuat perlindungan lingkungan hidup. Bagaimana mengemukakan kesedaran itu pada generasi seterusnya?. Itu adalah pekerjaan yang butuh cepat diawali  untuk menolong perlindungan teluk Ha Long pada saat depan”.

Beberapa pelancong domestik serta pelancong luar negeri yang sempat berkunjung ke teluk Ha Long memiliki penilaian bersama dengan jika teluk Ha Long masih seperti putri raja yang tidur dalam rimba. Beberapa jenis macam layanan service wisata di panorama alam saat ini masih dikit serta kurang profesional. Terutamanya, beberapa produk wisata yang bergaya Ha Long hampir-hampir belumlah ada. Beberapa tempat usaha baru mengenalkan produk propinsi ini serta Vietnam saja. Mengenai permasalahan ini, Kepala Direktorat Jenderal Pariwisata Vietnam, Nguyen Van Tuan menjelaskan: “Kita bisa menjadi orang pertama yang menanggung derita kerugian jika lingkungan hidup teluk Ha Long tidak terjamin. Selain itu adalah permasalahan meningkatkan produk, ini ialah hal yang tidak ada yang dapat ganti tubuh usaha. Kita harus menguatkan publikasi serta promo. Permasalahan menegakkan keyakinan buat tujuan, memberi sumbangan pada pekerjaan manajemen tujuan. Teluk Ha Long sukses mengumpulkan semua unsur yang cukup serta paling prima menjadi merek pariwisata nasional”.

Nilai pusaka teluk Ha Long sudah melebihi kaliber nasional, bawa nilai umat manusia serta global. Oleh karenanya, supaya teluk Ha Long dapat meningkatkan semua nilai serta masih sukses mengkonservasikan status quo menurut Konvensi UNESCO karena itu dituntut terdapatnya usaha serta kemauan yang tambah tinggi dari semua tubuh, lembaga, unit, organisiasi serta wilayah di Vietnam, jadi tidak cuma propinsi Quang Ninh saja.
logoblog

Thanks for reading Vietnam berusaha mengkonservasikan serta meningkatkan pusaka teluk Ha Long

Previous
« Prev Post