Friday, May 3, 2019

Tradisi istiadat memuja Ibu Suci serta ritual Hau Dong vietnam

  9nagaasia       Friday, May 3, 2019
Tradisi istiadat memuja Ibu Suci serta ritual memuja beberapa tokoh bersejarah (ritual Hau Dong) adalah kegiatan keyakinan rakyat, memiliki kandungan nilai-nilai kebudayaan spiritualitas tradisionil orang Vietnam. Salah satunya, ritual Hau Dong adalah seni pertunjukan yang terintegrasi, ada faktor musik, nyanyi serta tari. Alami proses riwayat, tradisi istiadat memuja Sang Ibu serta ritual Hau Dong masih ada sampai saat ini seperti museum hidup dari adat kebudayaan Vietnam. Dengan nilai-nilai kebudayaan yang ciri khas, karena itu dokumen mengenai ritual memuja Ibu Suci serta ritual Hau Dong sedang dikerjakan untuk dikatakan pada UNESCO agar mendapatkan pernyataan jadi warisan budaya bukan kebendaan pada tahun 2013.
Ritual Hau Dong

Ritual memuja Ibu Suci telah ada lama di Vietnam. Dia datang dari tradisi istiadat memuja beberapa dewi yang ada dari jaman primitif serta mewakili alam seputar seperti Ibu Tanah, Ibu Air, Ibu Padi dan sebagainya serta di masa datang rakyat memuliakan beberapa pahlawan wanita, beberapa putri raja, permaisuri atau ibu pendiri kejuruan di satu desa jadi Ibu Suci yang memiliki keampuhan yang misterius sekaligus juga jadi ibu yang membuat perlindungan serta dekat dalam kehidupan spiritualitas rakyat. Profesor, Doktor Ngo Duc Thinh, Bekas Kepala Institut Riset Kebudayaan Folklor Vietnam menjelaskan “Adat istiadat memuja Sang Ibu ialah pemujaan Ibu Suci sebagai seseorang dewi dalam keyakinan rakyat. Yakni orang yang membuat alam seputar, kuasai alam seputar serta membuat perlindungan manusia dan menghadirkan tiga hal yang inti yaitu kesehatan, harta serta kemujuran. Tradisi memuja Ibu Suci tidak memerhatikan orang yang sesudah mati (jiwa), tetapi memerhatikan beberapa hal yang benar-benar ada dari manusia. Barang kali, oleh karenanya, warga makin moderen, karena itu tradisi memuja Ibu Suci makin berkembang, sebab kesehatan, harta serta jabatan adalah hal yang dibutuhkan semua orang”.

Menurut keyakinan rakyat, alam seputar dibagi jadi tiga sisi serta tiap wilayah disimbolkan dengan warna. Tiga sisi adalah Langit (Thien Phu) dengan warna merah, Tanah (Ia Phu) dengan warna kuning serta Air (Thoai Phu) dengan warna putih. Oleh karenanya, di semua pagoda serta kuil orang lalu terlihat ada kamar untuk memuja Ibu Suci. Namun, dalam spirituliatas masyarakat, Ibu Suci pada hakekatnya ialah satu saja, beliau sudah dijelmakan jadi tiga atau empat dewi untuk menguasasi semua wilayah di alam seputar. Oleh karenanya, Ibu Suci jadi wakil hanya satu yakni Ibu Spiritualitas, satu lambang kekal dalam hati rakyat Vietnam. Terutamanya, semua ritual dalam tradisi istiadat memuja Ibu Suci sudah tercipta jadi satu panggung spiritualitas yakni ritual Hau Dong. Ritual Hau Dong sudah makin lama makin satu ritual yang penting serta lewat macam ritual ini sudah sukses membuat irama-irama lagu rakyat yang digabungkan dengan musik serta tari-tarian yakni nyanyian Chau Van

Ritual Hau Dong tetap dilangsungkan di kuil serta pagoda dalam situasi yang istimewa serta penuh dengan warna-warni spiritualitas. Semua ritual Hau Dong disiapkan begitu cermat dengan semua hidangan untuk beberapa dewa-dewi serta dalam suara alat musik yang naik serta turun hingga makin menarik beberapa peserta. Pada hakekatnya, ritual Hau Dong adalah memakai jasmani beberapa penganut ritual Hau Dong supaya beberapa dewa-dewi masuk bermaksud minta harta, kemujuran serta kesehatan untuk manusia. Dalam ritual Hau Dong ini tetap ada dari dua sampai empat orang pembantu untuk menyiapkan baju serta hidangan buat beberapa penganut ritual Hau Dong. Pada sebuah ritual Hau Dong ini terdapat beberapa sisi. Pada tiap sisi, penganut ritual Hau Dong kenakan pakaian yang berlainan yang sesuai dengan serta dalam suara musik, nyanyian Chau Van, beberapa penganut ritual Hau Dong ini dijelmakan jadi seseorang hulubalang atau seseorang gadis yang sedang menari. Beberapa penganut ritual Hau Dong ini seakan-akan jadi beberapa seniman-seniwati sebenarnya, dijelmakan jadi beberapa tokoh bersejarah. Ibu Lien, seseorang seniwati serta sempat ikut juga dalam banyak ritual Hau Dong memandang “Saya sudah sempat kerja di teater sendratari serta sudah ikut juga dalam banyak drama, tetapi saat ikut juga dalam ritual Hau Dong di sini, saya rasakan jika tiap sisi dalam ritual Hau Dong ini memanifestasikan perasaan jadi dalam drama”.

Lewat beberapa bagian dalam ritual Hau Dong, beberapa dewi disejarahkan serta dimuliakan jadi beberapa orang yang berjasa pada kampung halaman, bangsa serta memiliki kandungan semangat patriotisme. Ini adalah khazanah mengenai semua legenda mengenai beberapa dewi, salah satunya ada bentuk sastra lisan serta pertunjukan dengan musik, tarian serta ragam-ragam hiasan arsitektur. Sampai saat ini, banyak periset kebudayaan dalam negeri serta internasional mengatakan jika keyakinan memuja Ibu Suci serta ritual Hau Dong bawa nilai kebudayaan spirituil yang baik dari orang Vietnam, itu ialah pokok sari yang disaring dalam selama riwayat, jadi lambang dari kemampuan warga, kekreatifan serta perubahan yang tidak-henti-hentinya dari bangsa Vietnam. Dengan nilai-nilai kebudayaan yang ciri khas semacam itu, ritual memuja Ibu Suci serta ritual Hau Dong memenuhi ketentuan untuk dimasukkan dalam daftar warisan-warisan budaya bukan kebendaan yang dikatakan pada UNESCO mendapatkan pernyataan.
logoblog

Thanks for reading Tradisi istiadat memuja Ibu Suci serta ritual Hau Dong vietnam

Previous
« Prev Post