Saturday, May 4, 2019

Titik balik bersejarah pada bulan Agustus vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Revolusi Agustus 1945 hentikan waktu hampir 80 tahun manjadi budak golongan kolonialis, buka satu masa baru- masa kemerdekaan serta kebebasan untuk bangsa Vietnam. Serta ini ialah waktu yang pergantian dari nilai-nilai kultural, spiritual dan lahirnya satu step baru untuk kesusastraan serta kesenian. Satu titik balik besar sudah berjalan pada saat bulan Agustus 1945 serta kelihatannya sebagian besar pengarang serta penyair ke arah revolusi serta ikuti revolusi. Dan dari waktu itu, sajak berkembang dengan satu pergerakan yang cepat serta alami pergantian yang kuat mengenai isi serta bentuk.

Revolusi sudah membuat titik balik buat persajakan, membuat pergantian dalam penciptaan untuk tiap penyair. Periset Dang Thai Mai sempat mengatakan jika “Satu sumber daya baru sudah bangun di dunia persajakan Vietnam”. Teladan berkorban dari beberapa prajurit, semangat eksis dari satu bangsa sudah dituangkan dalam sajak-sajak baru”. Hampir semua penyair dari berbagai macam cenderung seni sudah mencari sumber ilham yang baru. Profesor Muda, Doktor Luu Khanh Tho dari Institut Riset Kesusasteraan menjelaskan: “Revolusi Agustus sudah buka satu masa baru buat bangsa serta Tanah Air, dan juga menghadirkan satu perubahan yang begitu berlainan dalam riwayat kesusastraan Vietnam, serta menurut saya, ada pergantian yang paling jelas dalam proses perubahan sajak Vietnam. Dapat disebutkan: hal yang paling jelas adalah sebagian besar pengarang serta penyair dari beberapa wilayah, mempunyai ciptaan-ciptaan yang berlainan tetapi semua ikuti revolusi. Itu adalah selar yang penting di dunia kesusaseraan Vietnam”.
Pergantian itu dimanifestasikan dengan kongkrit serta hidup-hidup dalam serentetan karya dari beberapa penyair pada periode ini. Penyair Le Thanh Nghi, Ketua Dewan Teori serta Masukan dari Himpunan Pengarang Vietnam memberitahu: “Pada periode ini, beberapa seniman-seniwati pra-revolusi ataupun beberapa seniman-seniwati yang ikut juga dalam perang perlawanan sudah berjalan seperjalanan dalam perang perlawanan merampas kemerdekaan serta kebebasan bangsa. Berbeda dengan sajak sebelum periode 1930-1945 yang dalamnya cuma mengutarakan perasaan pribadi, asmara, karena itu pada periode ini, sajak melakukan tanggung-jawab masyarakat yakni menyemangati semua tentara, semua rakyat lakukan perang perlawanan menentang kolonialis Perancis. Dalam kondisi ini, sajak ambil ilham epos jadi yang pokok”.

Hadir pada revolusi pada bulan Agustus 1945, sebagian besar penyair romantis sudah alami pergantian dalam kreasi keseniannya baik dalam soal isi ataupun bentuk manifestasinya. Profesor Muda, Doktor Luu Khanh Tho mengatakan jika beberapa penyair romantis lihat jika revolusi sudah menghadirkan satu pembaharuan buat bangsa, dan juga satu re-generasi untuk nasib mereka serta untuk suara kesenian. Luu Khanh Tho menjelaskan: “Bisa disebutkan, penyair To Huu serta penyair Xuan Dieu ialah perintis, penyair yang tipikal buat persajakan Vietnam. Penyair Xuan Dieu dipandang seperti raja sajak asmara yang populer. 3 /4 jumlahnya sajaknya yang dibuat sebelum Revolusi Agustus ialah sajak mengenai asmara, pribadi serta individu manusia. Saat penyair Xuan Dieu membuat dua sajak yakni Bendera Nasional serta Pertemuan Tanah Air, ia sudah memakai citra bendera merah berbintang kuning untuk bicara mengenai lambang yang suci dari Ibu Pertiwi. Hal yang berharga adalah semua citra, perasaan serta kata dalam sajak Xuan Dieu tidak pernah ada pada sajaknya sebelum Revolusi Agustus 1945. Sampai sekarang ini, semua perasaan serta kesedaran mengenai revolusi serta Ibu Pertiwi seutuhnya baru”.

Lewat penyair To Huu serta penyair Xuan Dieu dapat disaksikan jika bulan Agustus 1945 melihat pendekatan dalam citra serta perasaan dari dua penyair yang hadir dari dua wilayah yang berbeda. Revolusi jadi sumber topik yang baru serta atraktif buat persajakan serta ialah sumber perangsangan pada kekreatifan beberapa penyair. Penyiar Le Thanh Nghi menjelaskan: “Perang perlawanan sudah tinggalkan selar yang begitu jelas dalam persajakan. Yakni patriotisme yang mulia dari beberapa penyair, bangsa serta rakyat dalam perang perlawanan. Sajak alami pergantian mengenai bentuk serta type. Karakter masyarakat negara yang tinggi dalam sajak memanifestasikan patriotisme-patriotisme yang ada telah semenjak beberapa ribu tahun”.
Revolusi Agustus 1945 sudah membuat satu pergantian yang besar dalam kehidupan kebudayaan, spiritual, dalam kegiatan kesusasteraan, kesenian serta muka persajakan. dari sini, kebudayaan baru, kesusasteraan serta kesenian baru, salah satunya ada persajakan sudah beralih ke satu periode baru, selalu menggemakan epos yang kekal dari perang rakyat pada jaman Ho Chi Minh.
logoblog

Thanks for reading Titik balik bersejarah pada bulan Agustus vietnam

Previous
« Prev Post