Thursday, May 9, 2019

Teater Opera Tuong Vietnam bawa kesenian tradisionil pada pemirsa asing

  9nagaasia       Thursday, May 9, 2019
Teater Opera Tuong Vietnam barusan mengeluarkan program kesenian hubungan dengan topik “Malam di istana” untuk melayani pelancong luar negeri. Ini adalah tonggak dalam usaha sepanjang sekian tahun ini untuk bawa seni opera Tuong tradisionil untuk melayani pemirsa asing yang dikerjakan oleh Teater Opera Tuong Vietnam.
Pertunjukan opera Tuong tradisional Vietnam

“Malam di istana” ditampilkan di gedung atraksi Hong Ha di pusat kota yang dilewati beberapa orang asing. Program ini terbagi dalam dua sisi. Sisi pertama mengenalkan beberapa ciri budaya yang ciri khas dari seni Tuong classic Vietnam ataupun langkah memakai baju, alat atraksi, tata rias dan sebagainya dalam mempertunjukkan kutipan opera Tuong. Sisi ke-2 adalah program pergelaran seni opera Tuong tradisionil dengan acara-acara yang populer contohnya lakon Tari bendera, kutipan “Kakek tua menggendong istri peri melihat pesta”, “Tarian naga” dan sebagainya.
Seniman Pham Ngoc Tuan, Direktur Teater Opera Tuong Vietnam mengenalkan drama “Malam di istana” seperti berikut: “Kru kami ingin membuat satu pergantian, menurut itu, semua ruangan budaya seni opera Tuong berjalan di panggung. Bersamaan dengan program atraksi ada pula teks dalam bahasa Inggris serta tuntunan dari presenter. Presenter jugaMC ialah beberapa tokoh dalam seni opera Tuong classic yang mengenalkan cuplikan-cuplikan serta ciri budaya seni opera Tuong pada beberapa pemirsa asing”.

Seniman Dang Ba Tai, sutradara program kesenian “Malam di istana” memberitahu jika supaya seni opera Tuong, nomer seni presentasi tradisionil yang berbentuk kesenian tinggi dari Vietnam yang memunculkan kesan-kesan buat wisawatan luar negeri begitu susah saat ada halangan bahasa. Oleh karenanya, program “Malam di istana” tidak mengutarakan dengan mendalam seni menyanyi yang ciri khas dari seni opera Tuong, tetapi semakin banyak mengenalkan seni tari, musik tradisionil serta seni opera Tuong untuk memunculkan kemauan temukan serta kreasi pada mereka. Malah beberapa seniman-seniwati peserta program ini berupaya mengemukakan pesan ini lewat peranannya. Seniwati Rakyat Minh Gai menjelaskan: “Menonton seni opera Tuong ialah melihat nyanyian, tarian serta atraksi. Saat lakukan atraksi untuk orang asing, sebab ada kelainan bahasa, karena itu, kami harus mencari gerak jadi alternatif beberapa kata. Kami kurangi beberapa kata serta membuat banyak gerak jasmani untuk mengemukakan banyak info mengenai seni opera Tuong dalam bahasa gerak”.

Upaya-upaya yang dikerjakan oleh seniman-seniwati Teater Opera Tuong Vietnam sudah memunculkan tanggapan positif. Ronan Sack, pelancong Amerika Serikat sesudah melihat cuplikan-cuplikan seni opera Tuong menjelaskan: “Ciri-ciri ciri khas dari kebudayaan satu bangsa ialah seni tradisionil bangsa itu. Oleh karenanya, saya mencari asal mula kesenian ataupun nilai budaya yang sebetulnya yang diberi oleh seni opera Tuong serta ingin temukan seni opera Tuong Teater ini. Pikiran saya sesudah melihat seni opera Tuong ini adalah ada keselarasan antara musik serta manifestasi yang lancar dari seniman-seniwati untuk menggambarkan semua yang berjalan dalam sejarah”.
“Malam di istana” adalah tonggak yang paling mencolok dari Teater Opera Tuong Vietnam sepanjang 6 tahun mencari langkah untuk mendekati serta mengalahkan pemirsa asing. Kesulitan-kesulitan telah dimundurkan jauh-jauh, saat ini, Teater ini mulai menyongsong kehadiran pemirsa asing. Seniwati Rakyat, Huong Thom, Wakil Direktur Teater Opera Tuong Vietnam memberitahu: “Sekarang ini, kami sudah lakukan atraksi 2x satu pekan yakni di hari Senin serta Kamis dengan 3 program yang dikerjakan atas keinginan pelancong. Pada beberapa tahun akan datang, kami akan melakukan program baru untuk penuhi kemauan pelancong serta arah mengawasi serta meningkatkan seni opera Tuong dengan lebih baik”.

Tidak cuma mengorganisasi pertunjukan-pertunjukan seperti “Malam di istana”, dalam perjalanan mengalahkan pelancong luar negeri, Teater Opera Tuong Vietnam merakit pola-pola ruangan seni misalnya baju tata rias, alat atraksi dan sebagainya supaya pemirsa dapat rasakan beberapa ciri yang indah dari seni opera Tuong. Di hari depan, Teater ini akan membuat kembali gedung atraksi Hong Ha jadi aksentuasi untuk menyerap kehadiran pelancong luar negeri saat hadir ke ibu kota Hanoi. Ini bukan sekedar menyosialisasikan kesenian tradisionil, dan juga dengan maksud mengkonservasikan serta mengawasi seni opera Tuong Vietnam”.
logoblog

Thanks for reading Teater Opera Tuong Vietnam bawa kesenian tradisionil pada pemirsa asing

Previous
« Prev Post