Saturday, May 4, 2019

sumber daya komune untuk meningkatkan nilai warisan budaya vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Semua warisan budaya Vietnam, khususnya, warisan-warisan yang mendapatkan pernyataan dari Organisasi Pendidikan, Pengetahuan Pengetahuan serta Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) bukan sekedar adalah asset budaya yang berharga dari semua komune etnis Vietnam, dan juga adalah asset budaya umat manusia. Merangsang serta membuat ketentuan pada semua organisasi serta perorangan dalam warga untuk bersama mengkonservasikan semua warisan budaya sedang adalah permasalahan yang mendapatkan perhatian spesial dari Negara Vietnam.
 Teluk Ha Long, warisan alam dunia

Menurut statistik dari Direktorat Warisan Budaya, Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam, saat ini, di Vietnam sudah ada 17 warisan budaya dunia, diantarnya ada 2 warisan alam, 5 warisan budaya serta 10 karya warisan budaya bukan kebendaan serta lisan umat manusia yang sudah mendapatkan pernyataan serta pemuliaan dari UNESCO. Diluar itu, di semua Vietnam saat ini, ada lebih dari 40.000 situs peninggalan, salah satunya, ada lebih dari 3.000 situs peninggalan nasional, 10 situs peninggalan nasional yang spesial. Semua warisan budaya Vietnam bukan sekedar adalah asset budaya yang berharga untuk komune semua etnis di Vietnam saja, malainkan adalah asset budaya untuk umat manusia. Untuk tingkatkan hasil-guna konservasi warisan budaya, Negara Vietnam sedang merangsang serta membuat ketentuan pada semua organisasi serta perorangan untuk tingkatkan kesedaran serta bersama mengkonservasikan serta meningkatkan warisan budaya. Dalam sebenarnya, banyak wilayah, organisasi serta perorangan dalam warga sudah lakukan aktivitas-aktivitas atau penerapan yang baik serta menghadirkan hasil-guna yang praksis. Banyak pameran, jumpa transisi kebudayaan, kesenian yang mengenalkan warisan budaya Vietnam sudah diselenggarakan di serta luar negeri hingga membuat kesan-kesan yang baik serta menyerap keterlibatan massa rakyat, ikut menyosialisasikan citra negeri serta rakyat Vietnam pada dunia. Salah satunya, harus bicara mengenai momen “Pameran legenda mengenai jembatan Long Bien” yang diadakan dengan sukses sudah ikut menghidupkan kecintaan serta kesedaran komune dalam mengkonservasikan jembatan Long Bien ini, project warisan spesial dari Ibu Kota Hanoi. Sesudah hampir enam tahun dibuat dengan penyelenggaraan hampir 100 momen, Gedung Kesenian ialah organisasi yang ikut juga dengan banyak serta berhasil-guna dalam menyosialisasikan beberapa jenis warisan budaya Vietnam lewat kegiatan kebudayaan serta kesenian. Ibu Nguyen Nga, Kepala Gedung Kesenian menjelaskan: “Segala warisan budaya yang disukai serta di cintai oleh masyarakat serta diprioritaskan pada dunia harus lewat beberapa jenis macam kesusastraan, kebudayaan serta kesenian, sebab, kebudayaan serta kesenian memanifestasikan profil satu bangsa. Jika ingin mengkonservasikan warisan budaya, kebanyakan orang harus bersama dengan memberikan tenaga, karena itu baru dapat dikerjakan, jadi tidak dapat dikerjakan siapapun”.

Fakta menunjukkan jika permasalahan mengkonservasikan serta meningkatkan warisan riwayat serta warisan budaya tetap bersamaan serta dihubungkan dengan permasalahan melestarikan jati diri kebudayaan tradisionil. Cerita mengenai konservasi warisan budaya Lagu Rakyat Quan Ho di propinsi Bac Ninh, Vietnam Utara adalah contoh yang hidup-hidup. Sesudah 3 tahun mendapatkan pernyataan dari UNESCO jadi Karya Agung Lisan serta Nonbendawi Manusia, karena itu kesedaran mengkonservasikan warisan budaya Lagu Rakyat Quan Ho sudah ditranslate dalam praktik kehidupan tiap masyarakat. Bapak Nguyen Van Quyen, masyarakat dewa Diem, satu diantara di antara 44 desa Lagu Rakyat Quan Ho di propinsi Bac Ninh sudah mengakhiri pendataan irama serta kamus lagu rakyat Quan Ho dengan tebalnya lebih dari 2.000 halaman serta 1000 lagu yang dikoleksi serta dicatat dengan cermat oleh suamis-istrinya sepanjang 50 tahun ini. Nguyen Van Quyen menjelaskan: “Kalau golongan lanjut usia selalu wafat akan bawa semua warisan ke dunia baka, karena itu sampai saat ini, saya menyedari dengan mendalam jika harus asik dengan Lagu Rakyat Quan Ho. Komune internasional sudah mengaku, karena itu apa yang perlu kita kerjakan untuk penuhi karakter internasionalnya serta harus membuat rakyat pahami serta lagu rakyat Quan Ho ini harus disosialisasikan”.

Pekerjaan diam-diam yang dikerjakan oleh bapak Nguyen Van Quyen bersama 14 program kongkrit yang sudah serta sedang dikerjakan oleh propinsi Bac Ninh, contohnya menyosialisasikan, mengklasifikasikan, menginventarisasikan warisan, memuliakan artisan, menguatkan pewarisan, edukasi, menolong artisan, masukkan irma-irama Lagu Rakyat Quan Ho dalam edukasi di sekolahan hingga sudah serta sedang ikut mengkonservasikan Lagu Rakyat Quan Ho asli serta sebarkan Lagu Rakyat Quan Ho di kelompok warga. Doktor Le Thi Minh Ly, Direktur Pusat Konservasi serta Peningkatan Warisan Budaya memberitahu: “Pekerjaan mengkonservasikan serta meningkatkan warisan budaya Lagu Rakyatquan Ho Bac Ninh sampai kini dikerjakan begitu baik serta UNESCO sudah betul-betul mengaku ini. Namun, kita butuh berupaya selanjutnya dalam mencari semua langkah supaya Lagu Rakyat Quan Ho sesuai kehidupan kontemporer saat ini serta telah tiba waktunya harus menjadikan satu penerapan semua cara dasar untuk lihat jika bagaimana mengkonservasikannya supaya sesuai semangat konvensi UNESCO”.

Mengerahkan sumber daya, tenaga serta kearifan komune dalam pekerjaan mengkonservasikan semua warisan budaya bendawi serta warisan budaya nonbendawi adalah jalan keluar yang berguna pada semua warisan budaya untuk selalu diwariskan serta di kembangkan dalam kehidupan kontemporer. Meningkatkan nilai semua warisan budaya serta adat yang baik mengabdi kebutuhan komune, bertepatan itu, ikut membuat nilai-nilai budaya baru.
logoblog

Thanks for reading sumber daya komune untuk meningkatkan nilai warisan budaya vietnam

Previous
« Prev Post