Thursday, May 9, 2019

Seni panggung Du Ke dari rakyat etnis minoritas Khmer wilayah Nam Bo

  9nagaasia       Thursday, May 9, 2019
Seni panggung Du Ke yakni seni sendratari tradisionil rakyat etnis minoritas Khmer di wilayah Nam Bo, Vietnam Selatan yang dilahirkan semenjak beberapa tahun awal era ke-19 ialah macam seni terintegrasi, mewarisi beberapa macam kesenian tingkat tinggi serta kerakyatan di lokasi. Seni panggung Du Ke ialah produk yang dikristalisasi dari interferensi kebudayaan antara etnis-etnis yang hidup bergabung di wilayah dataran rendah sungai Mekong serta ialah warisan budaya yang menunjukkan satu periode riwayat wilayah ini.

Pertunjukan seni panggung Du Ke dari rakyat etnis minoritas Khmer di daerah Nam Bo

Meskipun masih banyak opini mengenai asal-usulnya, tetapi pada umumnya tunjukkan jika seni panggung Du Ke dibuat di wilayah dataran rendah sungai Mekong pada dekade-dekade pertama era ke-19 serta menanggung derita dampak yang dalam dari dua macam seni panggung yakni opera Tuong classic dari etnis minoritas Tionghoa serta opera Cai Luong dari orang Kinh. Komponis, seniman unggul Son Luong, Wakil Ketua Asosiasi Seni serta Sastra semua etnis minoritas Vietnam, Kepala project riset “Mencari tahu seni panggung Du Ke wilayah Nam Bo di propinsi Soc Trang” memperjelas: “Seni panggung Du Ke ialah produk budaya yang dibuat oleh rakyat etnis minoritas Khmer wilayah Nam Bo dalam jalinan yang berkaitan antara tiga etnis yakni Kinh, Tionghoa serta Khmer. Malah oleh karenanya, kami ingin mengkonservasikan serta meningkatkan nilai macam seni panggung ini. Di sisi lain, mengkonservasikan semua nilai budaya adalah arah yang sedang diupayakan oleh Partai Komunis serta Negara Vietnam. Sebab nilai kehidupan kultural serta spiritual ialah nilai yang tidak ada yang tergantikan. Bangsa yang kehilangan kebudayaan akan kehilangan segala-galanya”.

Dalam riwayat perubahannya, seni panggung Du Ke sudah dibawa oleh pencetusnya untuk ditampilkan di Kamboja serta jadi macam seni panggung yang disukai spesial oleh rakyat Kamboja serta masih dibiarkan serta berkembang kuat di Kamboja sampai saat ini. Banyak artisan sudah membuat rombongan-rombongan seni panggung Du Ke pertama di Kamboja ialah seniman dari propinsi Soc Trang, Tra Vinh dan sebagainya. Sampai kini, rombongan-rombongan seni panggung Du Ke Vietnam meskipun rombongan profesional atau tim-tim keluarga yang lakukan atraksi di Kamboja, semua disukai spesial oleh rakyat.Seniman unggul Kim Thinh, Kepala Rombongan Kesenian Khmer Anh Binh Minh, propinsi Tra Vinh memberitahu: “Rombongan Kesenian Khmer Anh Binh Minh lakukan atraksi di sejumlah propinsi di negeri serta ditugasi oleh Negara untuk lakukan 13 kali atraksi di Kamboja terhitung semenjak tahun 1979 sampai saat ini. Seni panggung Du Ke dari orang Khmer wilayah Nam Bo begitu disukai oleh pemirsa Kamboja. Bahkan juga ada malam atraksi yang menyerap kehadiran beberapa puluh ribu penonton”.
Bersama dengan seni panggung opera Cai Luong, seni panggung Du Ke ialah produk budaya yang pantas membesarkan hati di wilayah Nam Bo yang diharapkan rakyat semua etnis di sini untuk dilestarikan, dikembangan serta diperkenalkannya dengan luas sebagai ciri budaya ciri khas dari etnis minoritas Khmer di wilayah dataran rendah sungai Mekong. Pada Festival seni panggung Du Ke pertama kali yang diselenggarakan di propinsi Tra Vinh belakangan ini sudah ada indikasi-indikasi yang menggembirakan mengenai ini saat perlu ada seseorang kepala yang mengumpulkan, semua rombongan dapat cepat mencari pemain, membuat skenario serta ketertarikan ikut juga dalam festival ini. Untuk mendidik pemain seni panggung Du Ke sesuai keperluan semua wilayah, Sekolah Menengah Kebudayaan serta Kesenian propinsi Tra Vinh sudah buka eksperimen generasi seniman-seniwat seni panggung Du Ke yang pertama dengan 26 siswa yang tipikal. Ibu Le Thi My Ha, Rektor sekolah itu memberitahu: “Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam cuma memiliki program edukasi umum buat grup cabang sendratari nasional, jadi tidak ada nomer seni panggung Du Ke sendiri. Saat kami membina program pendidikan cabang seni panggung Du Ke, kami harus mengkoordinasikan program dari Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam dengan beberapa nomer baru untuk sesuai dengan. Saat program ini di ajarkan, beberapa pelajar belajar begitu baik, tehnik atraksi sangat baik serta mereka begitu asyik”.

Satu lokakarya mengenai seni panggung Du Ke dari rakyat etnis minoritas Khmer wilayah Nam Bo yang barusan diselenggarakan di propinsi Tra Vinh dengan maksud menghimpun suara bersama dengan dari beberapa ilmuwan untuk bikin dokumen yang dikatakan pada UNESCO agar mengaku seni panggung Du Ke jadi pusaka budaya nonbendawi umat manusia.
Tidak butuh menanti sampai selesainya pembuatan dokumen mengenai seni panggung Du Ke serta meskipun mendapatkan pernyataan dari UNESCO jadi pusaka budaya nonbendawi umat manusia ataukah tidak, yang menekan ini, beberapa petugas kebudayaan masih sedang aktif mengkonservasikan macam seni panggung yang ciri khas ini. Pandangan umum dari pimpinan lembaga kebudayaan, semua unit kesenian, seniman-seniwati serta artisan wilayah dataran rendah sungai Mekong adalah memandang seni panggung Du Ke jadi asset budaya wilayah, makna yang lebih penting adalah dari bangsa serta nasional supaya kebanyakan orang bersama menghormati serta mengawasinya.
logoblog

Thanks for reading Seni panggung Du Ke dari rakyat etnis minoritas Khmer wilayah Nam Bo

Previous
« Prev Post