Tuesday, May 14, 2019

Semangat tinggi beberapa prajurit pembuka jalan Truong Son

  9nagaasia       Tuesday, May 14, 2019
Jalan Truong Son, ialah jalan legendaris yang terkait dengan riwayat cemerlang dari bangsa Vietnam sepanjang saat-saat perang perlawanan melepaskan bangsa, menjadikan satu Tanah Air. 55 tahun telah melalui, tetapi ingatan mengenai jalan ini masih adalah kenangan-kenangan yang susah dilupakan dalam hati beberapa prajurit, terutamanya beberapa prajurit yang turut buka jalan ini.

Pada Mei 1959, tentara, rakyat serta prajurit pekerja suka-rela Vietnam sudah membelah pegunungan Truong Son, buka jalan buat beberapa prajurit serta jalan transportasi peralatan senjata untuk medan perang di Vietnam Selatan. Jalan strategis Truong Son melalui 20 propinsi dari Vietnam Utara ke Vietnam Selatan serta lokasi Laos Selatan serta Kamboja. Beberapa pasukan jeni, pemuda pembidas, prajurit kerja garis depan Truong Son terbagi dalam 120.000 orang sudah membuat jaringan jalan yang sambung-menyambung serta kuat dengan 5 poros jalan vertikal, 21 poros jalan horizontal yang menyambungkan samping Barat serta Timur pegunungan Truong Son, sampai medan-medan perang, dengan keseluruhan panjangnya kurang lebih 20.000 Km jalan mobil, 1.400 Km pipa BBM, 3.140 Km jalan tersamar untuk dilalui mobil pada siang hari. To Da Man, bekas Wakil Kepala Direktorat Jenderal Logistik, Kementerian Pertahanan Vietnam memberitahu jika malah adanya jalan pertolongan logistik Truong Son ini, karena itu tentara Vietnam sudah sukses mengangkat kurang lebih 2 juta ton senjata, amunisi serta perlengkapan dan kurang lebih 2 juta orang keluar-masuk meda perang.

Bapak To Da Man menjelaskan: “Ketika bicara mengenai jalan Truong Son, harus dipahami jika itu ialah satu jaringan jalan yang bukan sekedar terbagi dalam jalan darat saja, tetapi begitu beraneka-ragam memiliki bentuk. Jalan Truong Son terbagi dalam jalan darat, jalan sungai, jalan terowongan serta jalan PHB”.

Menyusuri rimba untuk buka jalan Truong Son adalah satu proses usaha yang penuh kesukaran dari tentara serta rakyat Vietnam dalam situasi serba kurang dalam soal kendaraan serta perlengkapan. Waktu sekian tahun yang sulit itu tetap terukir dengan mendalam dalam ingatan tiap prajurit serta prajurit kerja yang turut buka jalan Truong Son, salah satunya ada Nguyen Viet Sinh. Ia memberitahu jika tiap hari, baik hari hujan atau hari panas, tiap prajurit harus melalui jalan yang panjangnya kurang lebih 40 Km untuk menanggung barang ke medan perang Vietnam Selatan.

Bapak Nguyen Viet Sinh memberitahu “Kami membuat bungkusan nasi kepal serta menggantungnya di pinggang, lalu berjalan. Saat naik ke pucuk bukit ada hujan hingga semua badan serta nasi basah semua, tetapi kami semua masih berupaya makan nasi itu untuk dapat kuat melanjutkan perjalanan. Dalam regu kami ada beberapa orang yang sakit, tetapi semua masih semangat untuk menanggung barang ke garis depan”.

Dalam ingatan beberapa prajurit Paman Ho waktu itu, semua system jaringan jalan Truong Son bukan sekedar adalah jalan perhubungan serta transportasi strategis saja, tetapi betul-betul jadi medan perang yang seru di antara tentara Vietnam dengan pasukan Amerika Serikat serta sekutunya.

Dalam operasi-operasi pemusnahan yang dikerjakan dari 1965 sampai 1972, Amerika Serikat sudah lakukan 733.000 misi penerbangan, lakukan kurang lebih 152.000 serbuan pemusnahan; menjatuhi kurang lebih 4 juta ton bom ke berjalan-jalan Truong Son. Kurang lebih 20.000 prajurit, pemuda pembidas, buruh perhubungan sudah gugur serta 30.000 orang luka-luka. Oleh karenanya, Le Kim Tho, bekas prajurit Batalion Transportasi 559 serta kawan sekesatuannya tetap menyebutkan jalan ini jadi garis api. Ia mengenangkan kembali: “Ketika ada di medan perang, saya sesalu memutuskan fikiran siap berkoban sebab saat itu tidak ada satu detik juga yang tidak ada suara ledakan bom serta pesawat. Walau begitu, beberapa kawan sekesatuan saya masih selalu buka jalan untuk mengangkat bahan makanan serta peralatan militer, dan lain-lain ke garis depan. Semua datang dari kemauan untuk Vietnam Selatan sedarah-sedaging.

Berbagi semangat itu, banyak prajurit Truong Son salah satunya ada bekas prajurit Nguyen Viet Hong, tetap sepenuh hati berkiblat ke arah melepaskan Vietnam Selatan, menjadikan satu Tanah Air. Bapak Nguyen Viet Hong ingatlah kembali: “Masa sekian tahun di jalan Truong Son itu benar-benar sangat sengsara serta seru, tetapi kami belum pernah takut gugur. Kami fikir jika prajurit Truong Son, baik prajurit pembersih bom serta ranjau, pengemudi atau prajurit meriam, dan lain-lain, semua memiliki semangat yang tinggi sekali, tidak takut alami kesukaran. Semua untuk Paman Ho serta kemerdekaan bangsa”.

Dalam perang perlawanan melawan Imperialis Amerika Serikat untuk selamatkan Tanah Air, jalan Truong Son adalah manifestasi yang hidup-hidup dari inspirasi yang berapi-api akan satu kemerdekaan, kebebasan serta penggabungan Tanah Air dari bangsa Vietnam. Pada saat perdamaian saat ini, jalan Truong Son sedang mendapatkan investasi besar sekali dari Partai Komunis serta Negara Vietnam, adalah project yang menjelujuri selama Tanah Air, adalah jalan industrialisasi serta modernisasi. Jalan ini hadir ke mana saja akan menghidupkan kekuatan perubahan sosial-ekonomi sampai itu. Profil jalan ini akan membuat ketentuan untuk meningkatkan ekonomi Tanah Air dengan berkaitan, jamin jaring pengaman sosial di wilayah pedalaman, wilayah pelosok selama jalan Truong Son, ikut jamin keamanan serta pertahanan
logoblog

Thanks for reading Semangat tinggi beberapa prajurit pembuka jalan Truong Son

Previous
« Prev Post