Thursday, May 9, 2019

Selar 60 tahun perfilman Vietnam dilihat dari Festival ke-18 Film Vietnam tahun 2013

  9nagaasia       Thursday, May 9, 2019
Festival ke-18 Film Vietnam tahun 2013 yang barusan selesai di propinsi Quang Ninh, Vietnam Utara adalah momen budaya yang menyerap perhatian dari beberapa fans perfilman semua negeri. Festival film kesempatan ini bukan sekedar memuliakan, mengemukakan hadiah pada beberapa pencipta, karya perfilman yang mencolok, dan juga adalah peluang buat generasi-generasi seniman mengenangkan kembali adat riwayat sepanjang 60 tahun dari perfilman Vietnam.
Pembukaan Festival ke-18 Film Vietnam tahun 2013

Semenjak Presiden Ho Chi Minh tanda-tangani dekrit membuat perfilman serta pemutaran film pada 1953 sampai saat ini, perfilaman Veitnam sudah alami banyak pasang surut riwayat, dan juga sampai banyak prestasi yang membesarkan hati. Tonggak yang penting pertama dari perfilman revolusioner Vietnam adalah film narasi “Satu saluran sungai bersama” yang dilahirkan pada 1959, berkaitan dengan pembentukan Perusahaan Film Narasi Vietnam. Lalu, banyak film pada periode ini sudah sampai dasar baik mengenai isi ataupun bentuk manifestasi misalnya film-film: “Suami-istri A Phu”, “Burung kacamata”, “Saudari Tu Hau”, “Jalan kembali pada kampung halaman Si Ibu”, “Garis lintang ke-17- siang malam”, “Anak kota Hanoi” dan sebagainya. Selain film-film mengenai topik perang, beberapa film sudah sampai sukses dengan topik mengenai pembangunan Tanah Air, misalnya, “Suami-istri saudara Luc”, “Datang sesuai janji” dan sebagainya. Sesudah 1975, saat Tanah Air jadi satu sudah ada banyak film yang tinggalkan selar dalam hati pemirsa misalnya “pesawahan liar”, “Ibu tidak berada di rumah”, “Kapan bulan Oktober tiba” dan sebagainya. Banyak film pada periode ini dipandang seperti film-film “klasik” dari perfilman Vietnam, salah satunya ada film “Kapan bulan Oktober tiba” ciptaan sutradara Dang Nhat Minh sudah ada dalam daftar 18 film Asia yang terbaik dalam semua jaman hasil seleksi Kantor Berita Amerika Serikat, CNN pada 2008. Saat mengenangkan kembali pada periode membuat film yang penuh dengan kebanggaan ini, sutradara Dang Nhat Minh menjelaskan: “Pada saat itu, kami membuat film dengan kegandrungan kejuruan serta dengan hati yang tetap terkait dengan nasib Tanah Air. Kami membuat film bukan untuk dorongan apa pun tidak hanya semangat patriotisme, cuma ingin membuat film-film yang berkualitas setinggi mungkin, mengatakan beberapa hal yang paling menggetarkan hati, menggambarkan dengan paling jujur kehidupan pertarungan bangsa”.

Masuk periode pembaharuan (dari 1986) adalah periode yang sukses buat banyak karya film yang mencolok misalnya “Gadis diatas sungai”, “Jenderal purnawirawan”, “Masa kanak-kanak yang berkobar”, “Jalan simpang tiga Dong Loc”, “Menuju ke Vietnam Selatan serta ke Vietnam Utara”, “Kota Hanoi, 12 hari siang malam” dan sebagainya. Film dokumenter pada periode pembaharuan alami pergantian arah yang mantap, terus-terusan mendapatkan penghargaan dalam 4 Festival Film Asia-Pasifik seperti film-film: “Kembali ke Ngu Thuy”, “Suara instrumen musik biola di My Lai”, “Saudari Nam naik pitam”, “Daerah pedesaan” dan sebagainya.
Dalam proses perubahannya, perfilman Vietnam sempat alami pasang-surut riwayat, saat pada beberapa tahun 90-an era waktu lalu ada film-film yang cuma bermaksud menyerap kehadiran pemirsa ke bioskop lebih daripada memerhatikan kualitas. Namun cenderung ini tidak berjalan lama. Pada 2003, film “Gadis pedansah” ciptaan sutradara Le Hoang yakni film hiburan komersial sudah menyerap kehadiran beberapa ratus ribu pemirsa ke bioskop dengan omset yang tinggi. Ini kelihatannya seperti satu permulaan buat saluran film komersial, bertepatan itu, tutut menghangatkan kembali perasaan beberapa fans pada perfilman Tanah Air. Menurut kencenderungan integrasi, sepanjang 10 tahun ini, perfilman Vietnam alami banyak perubahan. Yakni bersemaraknya banyak perusahaan film swasta serta menyerap beberapa pembuat film dari golongan diaspora Vietnam hingga membuat keanekaragaman di dunia perfilman Vietnam pada periode integrasi. Bintang film wanita Hong Anh yang sempat mendapatkan hadiah dalam festival film nasional menjelaskan: “Ketika mengevaluasi kembali penggalan jalan perubahan perfilman Vietnam sepanjang 60 tahun ini, saya rasakan begitu senang serta bangga, sebab usaha saya sudah terkait dengan perfilman sepanjang seperempat penggalan jalan itu. Dari hadiah pertama dalam film “Kehidupan pasir” sampai saat ini telah 16 tahun, sebagai bintang film, saya lihat jika perfilman Vietnam mengalami pergantian begitu jelas”.

Lewat 18 kali festival, dari festival film pertama yang diselenggarakan di kota Hanoi pada 1970 sampai festival film ke-18 yang diselenggarakan di propinsi Quang Ninh, karena itu semua festival film ini bukan sekedar dengan maksud memuliakan film-film dan juga adalah hari pesta buat beberapa pembuat film untuk lakukan pertemuan, tukar-menukar kejuruan, dan juga ikut meningkatkan perfilman bangsa.
Festival ke-18 Film Vietnam tahun 2013 yang berjalan di propinsi Quang Ninh belakangan ini sudah sampai angka yang mengagumkan mengenai jumlahnya film peserta dengan 139 film dari 44 basis perfilman di semua negeri. Ada banyak sekali film yang sudah mendapatkan hadiah mengenai beberapa jenis contohnya, film sinetron, film tv, film dokumenter, film video, film ilmiah, film animasi. Hasil itu membuat massa rakyat lebih yakin pada perubahan perfilman Vietnam pada penggalan jalan baru yang dapat berintegrasi pada lokasi serta dunia
logoblog

Thanks for reading Selar 60 tahun perfilman Vietnam dilihat dari Festival ke-18 Film Vietnam tahun 2013

Previous
« Prev Post