Tuesday, May 14, 2019

Satu langkah untuk bawa kesenian lebih dekat sama massa rakyat

  9nagaasia       Tuesday, May 14, 2019
Melihat drama di warung kopi belakangan ini sudah disukai oleh massa rakyat beberapa umur di kota Ho Chi Minh. Di sini, tidak hanya nikmati kopi, beberapa pemirsa berpeluang lebih dekati seniman yang mereka sukai, berbaur pada perasaan tokoh. Malah pertemuan yang dekat itu sudah membuat ciri spesial buat kopi-drama.

Pada tiap hari Senin, hari Selasa serta hari Kamis malam, ruangan kopi-drama Yumy di jalan Hoa Hung nomer 208, kabupaten nomer 10, kota Ho Chi Minh masih ramai oleh pelancong. Sejumlah besar tamu yang hadir ke sini yaitu beberapa pemuda yang suka pada kopi serta menyukai drama. Duduk dalam ruangan yang hangat sekalian minum kopi serta nikmati drama yang bernama “Bunga yang lamban mekar”, satu drama psykologi-komedi mengenai pesta Wulan, saudari Tran Thu Hong dari kecamatan nomer 6, kabupaten nomer 11 kota Ho Chi Minh menjelaskan: “Saya serta rekan-rekan saya tetap hadir kesini unuk minum kopi sekalian berbincang-bincang, saya lihat jika drama-drama di sini sangat menyenangkan, harga di sini masuk juga akal, karena itu saya senang hadir ke warung kopi ini”.

Tidak cuma di warung kopi-drama Yumy, saat ini, skema warung kopi-drama sedang banyak dibuka di kota Ho Chi Minh. Dalam warung kopi ada satu panggung yang simpel, ruangan atraksi untuk beberapa seniman cukup sempit, terkadang beberapa seniman harus duduk dalam tempat pemirsa untuk mengakhiri pertunjukannya. Hal tersebut sudah membuat ruangan yang dekat di antara pemirsa serta beberapa seniman. Saudari Nguyen Thi Thu Trang di kabupaten nomer 5 kota Ho Chi Minh memberitahu: “Ketika melihat drama di sini, saya rasakan begitu hangat di antara pemirsa serta seniman hingga membuat saya kesan-kesan begitu riil. Saya rasakan derajat perasaan dari beberapa seniman dalam drama itu”.

Untuk lakukan usaha menurut skema atraksi drama untuk keperluan nikmati kopi benar-benar tidak gampang. Namun, menangani semua kesukaran, dengan kegandrungan serta kecintaan pada drama, pemilik warung-warung kopi-drama sedang berupaya menjaga serta meningkatkan macam seni ini. Saudari Nguyen Thien Kim, pemilik warung kopi-drama di kecamatan nomer 6, kabupaten nomer 3 kota Ho Chi Minh memberitahu: “Pada awalannya, saya menemui kesukaran mengenai permasalahan personel serta seniman. Saat sudah ada anak buah, karena itu seperti permasalahan yang ditemui semua penggung lain adalah skenario, penyusun serta perlengkapan pendukung panggung di sini harus paling simpel. Saya sedang berupaya melaksanannya dengan baik serta menguasasi hasrat beberapa pemirsa supaya ada persamaan di antara pemirsa serta fans drama dengan saya”.

Buat seniwati Trinh Kim Chi, meskipun sudah mengetahui dahulu jika akan menemui kesukaran mengenai permasalahan pencapaian keuntungan, tetapi, ia masih berkemauan buka warung kopi-drama CK untuk menolong beberapa seniman muda serta memberi kepuasan kegandrungannya. Ia menjelaskan: “Ini adalah satu lapangan main untuk golongan muda, mahasiswa dan membuat satu rutinitas serta keggemaran beberapa pemuda serta pemirsa pada seni panggung semakin banyak lagi”.

Pada kondisi dimana seni panggung profesional masih menemui banyak kesukaran, lahirnya warung kopi-drama bukan sekedar membuat satu ruangan seni yang punyai daya hidup baru, bawa kesenian lebih dekat massa rakyat, dan juga ialah tempat untuk memupuk bakat-bakat muda. Sebagian besar seniman ialah pemuda yang menyukai seni panggung. Tempat ini sudah ikut memperjelas nama buat beberapa seniman baru untuk mendapatkan fansnya sendiri. Seniman Ho Thanh Phong dari group drama Thanh Phong memberitahu: “Ketika hadir ke seni panggung drama, saya dapat memanifestasikan atraksi serta coba diri kita sendiri, sebab ketimpangan di antara seniman serta pemirsa tidak serupa seperti di panggung-panggung besar, oleh karenanya, saat lakukan atraksi di sini harus memusatkan perhatian lebih tinggi”.

Sumbangan-sumbangan yang diberi oleh kopi-drama sudah ikut mendiversifikasi kehidupan spirituil serta hiburan masyarakat kota Ho Chi Minh. Lewat itu, bawa seni panggung drama dekat sama massa rakyat kehidupan tersebut.
logoblog

Thanks for reading Satu langkah untuk bawa kesenian lebih dekat sama massa rakyat

Previous
« Prev Post