Saturday, May 4, 2019

Satu cabang kerajinan-ciri budaya bidang kota kuno Hanoi vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Sektor kota kuno dengan 36 jalan di kota Hanoi dimana mana tiap jalan selalu diawali dalam kata “Hang” ialah untuk tunjukkan satu produksi kerajian atau perdagangan satu komoditas tersendiri yang sudah tercipta pada jaman Ibu Kota Kerajaan Thang Long dahulu. Bertepatan dengan perjalanan waktu, banyak jalan dengan nama awalannya “Hang” sudah dikomersialkan serta beralih ke kerajinan, tetapi masih tinggal di blog-blog kuil serta balai desa untuk memuja pendiri kerajinan di bidang kota kuno yang dipandang seperti sisi dari jiwanya kota Hanoi saat ini.
Sektor kota kuno Hanoi

Alami riwayat sepanjang berratus-ratus tahun, Ibu Kota Kerajaan Thang Long dahulu, saat ini, kota Hanoi adalah wilayah yang mengumpulkan banyak bakat, pengrajin-pengarin kerajinan tangan yang berpotensi di banyak wilayah lain untuk bertempat serta menegakkan usaha dan mereka membuat grup-grup kerajinan, berjalan-jalan kerajinan serta buka beberapa toko penjualan, serta dari sana makin lama makin membuat bidang kota kuno yang terbagi dalam 36 jalan. Alami riwayat yang beratus-ratus tahun, semua pengrajin yang hadir dari semua wilayah pedesaan bukan sekedar bawa kepandaiannya, dan juga bawa tehnik produksi serta dari sana tercipta jadi berjalan-jalan tradisionil dimana tiap jalan diawali dalam kata Hang. Sampai saat ini, meskipun telah alami banyak pergantian, tetapi banyak jalan masih sukses menjaga kerajinan lama. Hal yang spesial adalah meskipun lakukan usaha dengan sukses di Ibu Kota Kerajaan, tetapi beberapa pengrajin dahulu serta anak, cucu mereka saat ini tidak lupa akan asal-usul mereka. Banyak group kerajinan sudah membuat kuil serta balai desa untuk memuja pendiri kekerajinan itu di Ibu Kota Kerajaan Thang Long dahulu untuk memperingatkan pada anak, cucu agar janganlah lupa pada kampung halaman mereka serta berterimasih pada pendahulu yang berjasa mewariskan serta mengajari keterampilan pada mereka. Saat ini, masih ada beberapa puluh situs kuil serta balai desa untuk memuja pendiri cabang kerajinan yang terdapat dengan terpencar-pencar di bidang kota kuno. Di gang Yen Thai, kecamatan kota Hang Gai masih ada kuil dengan nama “Tu Dinh Thi”, tempat untuk memuja pendiri kerajinan sulam merajut, Le Cong Hanh ialah orang yang berasal-usul dari desa Quat Dong, kabupaten Thuong Tin, kota Hanoi. Ibu Do Thi Ngat, juru kunci kuil ini memberitahu: “Mengapa ada nama Tu Dinh Thi ini?. “Tu” berarti sulam merajut, “Dinh” berarti tempat pemujaan serta “Thi” artainya pasar. Dahulu, beberapa pengrajin dari desa Quat Dong, kabupaten Thuong Tin hadir kesini untuk buka toko, oleh karenanya, di sini baru ada kuil dengan nama Tu Dinh Thi untuk memuja pendiri cabang kerajinan”.

Di antara berjalan-jalan yang diawali dalam kata “Hang” di kota Hanoi, jalan Hang Bac saat ini masih ialah jalan yang kaya serta paling istimewa dengan tukang-tukang emas yang pintar dari desa-desa kerajinan seperti Chau Khe, kabupaten Binh Giang, propinsi Hai Duong, desa Dong Xam, kebupaten Kien Xuong, propinsi Thai Binh serta desa Dinh Cong, kabupaten Thanh Tri, kota Hanoi. Mereka hadir kesini untuk menegakkan usaha serta bersama buka kuil untuk memuja pendiri cabang kerajinan di jalan Hang Bac, nomer 42. Ini ialah kuil yang populer dengan nama “Kim Ngan” untuk memuja pendiri kekerajinannya. Jalan Hang Bac saat ini masih menjalan-jalan perdagangan yang istimewa serta menyerap kehadiran banyak pelancong untuk berwisata serta belanja. Saudari Nguyen Thi Nga, pemilik satu toko di jalan Hang Bac memberitahu: “Keluarga saya buka toko ini sudah lama, semenjak jaman ayah dari suami saya lakukan usaha serta saat ini kami meneruskannya. Ayah dari suami saya datang dari desa Chau Khe, kampung halaman asal-usul kerajinan pintar emas di propinsi Hai Duong. Saban tahun, kami kembali pada kampung halaman untuk ikut juga dalam memuja pendiri cabang kerajinan”.

aban tahun, hari haul cikal akan pendiri kerajinan ialah hari yang paling senang dari rakyat di jalan cabang kerajinan. Di hari haul cikal akan, di semua kuil pemujaan pendiri cabang kerajinan berjalan semua ritual untuk memuliakan serta mengenangkan pendiri kejuruan, pertunjukan mengenai cerita pembentukan desa kerajinan, dengan upacara pengarakan tandu atau permainan serta pertunjukan kesenian. Ini adalah peluang buat keluarga beberapa artisan, pengrajin untuk bergabung serta bertukar pengalaman untuk sama-sama menolong dalam kejuruan serta memberikan nasehat anak, cucu agar menjaga kerajinan. Untuk mengawasi warisan-warisan budaya kebendana serta bukan kebendaan ataupun tingkatkan nilai kerajinan tradisionil, Tubuh Pengelola Bidang Kota Kuno Hanoi sudah serta melakukan investasi untuk memugar beberapa situs peninggalan yang tipikal di bidang kota kuno.

Sampai saat ini, banyak situs peninggalan kuil pemujaan pendiri cabang kerajinan di kota Hanoi selalu dikonservasikan, dipertahankan serta diwariskan pada banyak generasi hingga jadi ciri budaya yang ciri khas dari bidang kota kuno. Itu bukan sekedar ialah blog-blog peninggalan riwayat berharga yang mencatat selar mengenai pembentukan serta perubahan semua kerajinan di Ibu Kota Kerajaan Thang Long dahulu, dan juga tinggalkan selar budaya dalam langkah tingkah laku masyarakat Hanoi yang menghargai waktu lampau serta tidak henti-hentinya memupuk adat riwayat serta kebudayaan Ibu Kota yang telah berumur beberapa ribu tahun.
logoblog

Thanks for reading Satu cabang kerajinan-ciri budaya bidang kota kuno Hanoi vietnam

Previous
« Prev Post