Saturday, May 4, 2019

Rakyat etnis minoritas Dao Khau di kabupaten Sin Ho vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Dalam khazanah kebudayaan tradisionil yang beranekaragam dari rakyat etnis minoritas Dao Khau di kabupaten Sin Ho, propinsi Lai Chau, Vietnam Utara tidak dapat tidak bicara mengenai buku tua, sebab ini ialah dokumen riset kebudayaan, keyakinan serta huruf rakyat etnis minoritas Dao Khau. Namun, saat ini, hal yang dikuatirkan adalah khazanah ini sedang dilupakan.
Rakyat etnis minoritas Dao Khau

Tan Menh Xieu, 76 tahun di dukuh Ta Phin-1, kecamatan Ta Phin, kabupaten Sin Ho, propinsi Lai Chau mendapatkan panggilan dengan hormat oleh rakyat jadi guru. Ia ialah murid yang menonjol dari pemimpin marga Tan serta langsung beliau sampaikan. Tan Menh Xieu ialah orang yang memiliki pengetahuan yang luas, mempunyai banyak buku serta naskah tua dari marganya. Dalam kotak dari kayu yang disimpan dengan jeli di tempat tinggalnya sedang tersimpan lebih dari 100 buku tua yang dicatat dengan huruf Nom Dao di kertas tradisionil yang telah ada sepanjang lebih dari 150 tahun ini. Terutamanya, ada buku yang mencatat beberapa gejala alam, semua ritual, tradisi istiadat serta buku edukasi mengenai tingkah laku. Hal yang banyak dipikirkan oleh bapak Tan Menh Xieu adalah saat ini di kabupaten Sin Ho tidak ada orang yang gandrung lakukan riset kebudayaan etnis minoritas Dao seperti ia. Ia menjelaskan: “Dewasa ini, warga telah maju, sebagian besar generasi muda, khususnya adalah golongan pemuda berkecenderungan menyukai serta ingin terima banyak arus kebudayaan luar lebih daripada kebudayaan etnisnya, oleh karenanya, mereka makin lama makin lupa akan asal-usul kebudayaan yang baik dari etnisnya. Saya menginginkan supaya pemerintahan beberapa tingkat memerhatikan serta ambil kebijaksanaan untuk menyerap serta buka pelatihan edukasi huruf Nom Dao pada golongan muda”.

Yang pahami kebudayaan seperti bapak Tan Menh Xieu di kabupaten Sin Ho saat ini tinggal sebagian orang, tetapi semua telah lansia serta kesehatannya lemah. Sedang, generasi muda serta prapemuda cuma dapat dengar, tahu huruf tetapi tidak dapat memakainya. Menurut Nguyen Duc Truong, Kepala Jawatan Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata kabupaten Sin Ho, saat ini, dalam khazanah buku tua dari rakyat etnis minoritas Dao Khau di kabupaten Sin Ho tinggal kurang lebih 500 buku yang ada dengan terpencar-pencar di semua kecamatan serta dukuh pemukiman rakyat etnis minoritas Dao Khau. Ada juga keluarga rakyat etnis minoritas Dao yang masih menaruh beberapa buku sisilah marga, tetapi, mereka pun tidak pahami apa yang dituliskan dalam buku itu. Orang lansia yang tidak paham serta pun tidak menyimpan perhatian, itu sebagai karena kenapa beberapa anak etnis minoritas Dao Khau saat ini tidak tahu apa-apa mengenai kebudayaan kuno etnisnya. Anam Phan Thanh Son mengatakan jika sebab kakek-nenek serta ayah-ibunya begitu repot, karena itu mereka tidak ada waktu untuk bercerita kisah-kisah mengenai nenek moyang serta asal-usulnya. Ia menjelaskan: “Kami tidak pernah dengarkan cerita yang dikisahkan oleh kakek-nenek serta ayah-ibu mengenai asal-usul rakyat etnis minoritas Dao Khau. Saat sampai umur bersekolah, kami cuma belajar bahasa Vietnam jadi bahasa umum, jadi tidak paham apa-apa mengenai huruf etnis minoritas Dao”.

Bagaimana mengkonservasikan serta menaruh khazanah buku tua yang berharga ini?. Tidak ada yang lebih daripada perhatian pemerintahan ditempat, tiap komune serta tiap perorangan rakyat etnis minoritas Dao Khau untuk mengawasi warisan-warisan budaya tradisionil etnisnya. Semua sekolahan butuh masukkan riset huruf Nom Dao dalam kurikulum sekolah untuk menghidupkan pengetahuan mengenai kebudayaan trasional etnisnya untuk pemuda serta beberapa anak etnis minrotas Dao Khau saat ini. Sebab dalam hati semua generasi rakyat etnis minoritas Dao Khau saat ini tetap inginkan jika tidak hanya fasih berbahasa Vietnam, harus juga menghafalkan bahasa etnisnya, dengan begitu, jati diri kebudayaan baru dijaga dengan kekal.
logoblog

Thanks for reading Rakyat etnis minoritas Dao Khau di kabupaten Sin Ho vietnam

Previous
« Prev Post