Monday, May 20, 2019

Presiden Ho Chi Minh ialah sumber ilham yang tidak habis-habisnya

  9nagaasia       Monday, May 20, 2019
Dalam jenis film dokumenter mengenai Presiden Ho Chi Minhyang dibikin oleh Perfilman Vietnam, sutradara Bui Dinh Hac tetap jadi buah bibir saat ia dengan beberapa partnernya membuat 4 buah film, yakni “Lagu yang dipersembahkan pada Presiden Ho Chi Minh”; “Nguyen Ai Quoc hadir pada Lenin”; “Jalan pulang ke Tanah Air” serta “Ho Chi Minh-Potret seseorang manusia".

Lahir pada tahun 1934 di desa Hien Quang, kabupaten Tam Nong, provinsi Phu Tho, mengawali kegiatan perfilman dari tahun 1953 sampai saat ini, Seniman Rakyat Bui Dinh Hac sempat mendapatkan kehormatan mendapatkan 10 hadiah pertama pada beberapa Festival Film Internasional serta Vietnam, salah satunya karya yang sampai hadiah yang tetap berkaitan dengan film-film mengenai Presiden Ho Chi Minh. Sutradara Bui Dinh Hac menjelaskan jika tidak hanya kecintaan-nya pada Presiden Ho Chi Minh, hal yang merangsang ia membuat film-film mengenai Beliau datang dari sumber ilham, rasa hormat, ketakjuban serta khususnya kenangan yang pantas dicatat yalah ia dapat hadir di Istana Presiden untuk memutar film serta perubah berjumpa dengan Presiden Ho Chi Minh. Sutradara Bui Dinh Hac menjelaskan: “Pada suatu hari senja, saya sedang kerja di stuido film narasi, ada berita jika Presiden Ho Chi Minh minta agar bawa film yang barusan di produksi ke Istana Presiden untuk diputar film. Kami memutar film untuk Presiden Ho Chi Minh. Di hari itu, Presiden Ho Chi Minh terima beberapa pilot yang menembak jatuh pesawat terbang Amerika Serikat. Saya duduk di samping Beliau sepanjang 1,5 jam memutar film mengenai Nguyen Van Troi. Saya begitu terharu, sebab saat Presiden Ho Chi Minh melihat apa yang baik, yang mengharukan..saya dapat rasakan pada Beliau”

Karya pertama mengenai Presiden Ho Chi Minh yang dia bikin yalah “Lagu yang dipersembahkan pada Presiden Ho Chi Minh”. Film ini lahir sesudah Kongres Nasional ke-4 Partai Komunis tahun 1976, ia ambil ilham dari pujian pada Presiden Ho Chi Minh yang diberi beberapa utusan internasional. Sampai tahun 1980, di kesempatan peringatan ultah ke-90 Hari Lahirnya Presiden Ho Chi Minh, sutradara Bui Dinh Hac usai membuat film “Nguyen Ai Quoc hadir pada Lenin” serta “Jalan pulang ke Tanah Air”. Sutradara Bui Dinh Hac menjelaskan : dengan “Jalan pulang ke Tanah Air”, team pembuat film berpeluang menelusuri semua wilayah Tanah Air yang membuat proses yang penuh dengan kesukaran serta rintangan yang ditemui Presiden Ho Chi Minh sepanjang dua dekade, bertepatan itu, menonjolkan seseorang pemuda dengan kemauan yang gigih, penuh kreatif, seseorang pemimpin yang gigih dekati pergerakan serta punyai visi luas. Film “Nguyen Ai Quoc hadir pada Lenin” memanifestasikan waktu pendek, dari musim panas 1923 sampai musim gugur 1924. Saat itu, Presiden Ho Chi Minh untuk kali pertamanya hadir ke negara Uni Soviet serta hadiri kegiatan Komintern. Team pembuat film memvisualisasikan potret pemuda Nguyen Ai Quoc yang berumur 33 tahun sudah membuat ciri konsekwen mengenai Presiden Ho Chi Minh. Dari style kebudayaan, perasaan cinta manusia sampai sudut pandang politik. Ia menjelaskan: “Ketika membuat film-film mengenai Presiden Ho Chi Minh, saya rasakan begitu cemas sebab ini adalah satu topik yang besar sekali. Oleh karenanya, saat membuat film ini, hal pertama yang perlu dikerjakan adalah menghimpun beberapa bahan serta mencari saksi-saksi riwayat. Tentang film “Nguyen Ai Quoc hadir pada Lenin”, hal pertama yang perlu kami kerjakan adalah temukan semua bahan, film serta photo yang mengkonfirmasikan hari pertama Presiden Ho Chi Minh datang di Uni Soviet. Sebab ini penting, bukan sekedar membuat film saja, dan juga menulis riwayat revolusi Vietnam, mengenai kehidupan serta usaha Presiden Ho Chi Minh. Ini hari adalah tonggak pertama yang buka hubungan-hubungan yang makin erat serta penuh perasaan di antara Vietnam dengan Uni Soviet yang saat ini ialah Federasi Rusia”.

Serta pada akhirnya, usaha beberapa pembuat film sudah mendapatkan balasan yang setimpal. Mereka sudah temukan paspor yang dipakai Presiden Ho Chi Minh untuk hadir ke Federasi Uni-Soviet. Ia menjelaskan: “Sampai dalam satu hari, dalam beberapa bahan yang bertumpuk-tumpuk, kami begitu terharu saat temukan surat jalan dengan beberapa kata besar “Chen Vang” yakni Tran Vuong, nama lain dari Nguyen Ai Quoc – Presiden Ho Chi Minh. Hal penting dalam surat jalan ini adalah ada cap berupa persegi empat dari Pos Prajurit Perbatasan Petrograd yang membetulkan jika pemegang surat jalan ini sudah melalui pos prajurit perbatasan ini pada 30 Juni 1923. Saya menggenggam surat jalan, lihat potret Presiden Ho Chi Minh, dengan dahi yang tinggi lebar serta pandangan mata yang cerah. Itu beberapa detik yang tidak sempat kami lupakan dalam usaha pembuatan film”.

Tepat pada peringatan ultah ke-100 Hari Lahirnya Presiden Ho Chi Minh (1990), sutradara Bui Dinh Hac mulai menyutradarai film dengan judul: “Ho Chi Minh – potret seseorang manusia”. Sutradara Bui Dinh Hac memberitahu: “Mengenai film “Ho Chi Minh – potret seseorang manusia”, kami tidak dengan spesial memvisualisasikan Pemimpin Ho Chi Minh serta aktivitas-aktivitas politik Beliau seperti dua film awalnya, tetapi kami dengan spesial menggambarkan potret seseorang manusia dengan beberapa fikiran, perasaan, jiwa serta ciri-ciri Beliau, untuk menyampaikan satu watak serta tokoh Ho Chi Minh”.

Untuk membuahkan film: “Ho Chi Minh – potret seseorang manusia”, sutradara Bui Dinh Hac bersama dengan koleganya sudah melihat beberapa puluh ribu mtr. film dokumenter untuk temukan beberapa gambar yang berharga mengenai Presiden Ho Chi Minh. Sutradara Bui Dinh Hac menjelaskan jika tidak seperti dua film awalnya yang perlu taati dengan ketat proses waktu, film ini adalah manifestasikan keharuan yang dalam mengenai Presiden Ho Chi Minh. Sutradara Bui Dinh Hac memberitahu: “Ketika membuat film mengenai Presiden Ho Chi Minh, setiap saat lihat satu gambar film baru mengenai Presiden Ho Chi Minh, buat kami perasaannya seperti hari raya. Kami begitu terharu saat temukan gambar Presiden Ho Chi Minh di koran Rusia “Api kecil”, dengan tulisan pengarang Rusia, Mandettan dari tahun 1923 salah satunya menulis: dari Nguyen Ai Quoc terpancar satu kebudayaan, bukan kebudayaan, bukan kebudayaan Eropa, tetapi mungkin kebudayaan hari esok. Dari tingkah laku yang mulia, suara yang dalam mengendap dari Nguyen Ai Quoc, saya dapat lihat hari esok, lihat visi yang tenang dari pertemanan penjuru dunia, besar seperti samudera. Hal yang paling kami cemaskan.kuatirkan dalam pembuatan film ini adalah kita harus sukses menggambarkan aktivitas-aktivitas kehidupan keseharian dari Presiden Ho Chi Minh, serta dapat membuat pemirsa tersentuh”.

Sutradara Bui Dinh Hac menjelaskan: saya masih banyak berfikir-fikir mengenai gagasan pembuatan film tentang Presiden Ho Chi Minh, walau seberapa jauh juga upayanya, kami tidak dapat memvisualisasikan serta memanifestasikan dengan utuh keagungan serta kebesaran, tetapi begitu simpel serta rendah hati dari pemimpin jenial bangsa Vietnam. Sutradara Bui Dinih Hac tetap berpikir: kehidupan Presiden Ho Chi Minh, kepribadian revolusi serta keteladanan Beliau sendiri adalah sumber topik yang tidak habis-habisnya buat ia serta beberapa koleganya.
logoblog

Thanks for reading Presiden Ho Chi Minh ialah sumber ilham yang tidak habis-habisnya

Previous
« Prev Post