Tuesday, May 14, 2019

Permainan balapan Ro-Ciri budaya yang ciri khas di wilayah Kinh Bac

  9nagaasia       Tuesday, May 14, 2019
Pesta-pesta tradisionil di propinsi Bac Ninh adalah peluang buat beberapa peserta pesta sama-sama berjumpa, beberapa vokalis menyanyikan lagu dendang sayang Quan Ho yang mesra, tetapi bersama ikut juga dalam permainan-permainan rakyat yang ciri khas. Satu diantara permainan rakyat itu adalah balapan lari sekalian bawa bakul Ro (singkatannya balapan Ro). Ini adalah permainan rakyat yang atraktif, kental dengan ciri budaya serta semangat berolahraga dan menyerap keterlibatan beberapa orang di beberapa daerah.

Balapan Ro jarang-jarang disaksikan dari nama sampai langkah main serta cuma berada di desa Guot, kecamatan Viet Hung, kabupaten Que Vo, propinsi Bac Ninh (Vietnam Utara). Diberi nama balapan Ro, sebab permainan ini membutuhkan satu Ro, yakni satu bakul besar yang dianyam dari mendong serta eceng gondok serta biasa dipakai jadi wadah gabah serta padi. Saudari Nho, seseorang masyarakat desa Guot memberitahu: “Bakul Ro ini begitu terkenal dengan kehidupan di desa kami serta dia dipakai masyarakat untuk pergi ke pasar, mewadahi beberapa barang. Dalam permainan ini, bakul Ro ini dipakai untuk mewadahi baju dari semua kelamin, semua berwujud piranti kejuruan, contohnya baju lelaki, tentara, buruh, atau baju masyarakat Kinh Bac dahulu. Saat menjalankannya, peserta lari sekalian berdandan”.

Ketentuan main balapan Ro begitu simpel. Ada 8 atau 10 peserta permainan sama banyaknya dengan jumlahnya bakul Ro yang telah disiapkan. Sesudah suara perintah dengan genderang dibunyikan, peserta lari dari garis bertotak ke tempat peletakan bakul-bakul Ro serta cepat pilih satu bakul Ro untuk dianya. Pekerjaan pemain pada sekarang ini adalah lari di seputar satu lingkaran bundar sekalian berdandan kenakan pakaian yang ada pada bakul Ro kepunyaannya, tetapi tidak bisa menempatkan bakul Ro itu ke permukaan tanah. Di tengahnya suara gendera yang semarak, beberapa peserta lomba selalu lari, dalam proses itu dengan mendadak ada seseorang gadis jadi seseorang wiraswasta muda, pemuda jadi wanita hamil, kakek jadi seseorang pemuda yang kekinian dan sebagainya. Cuma saat suara genderang berhenti, karena itu beberapa pelomba baru bisa menempatkan bakul Ro ke permukaan tanah. Ibu Nguyen Thi Dau, anggota Kelub balapan Ro di desa Guot memberitahu: “Permainan ini menghidupkan suara tawa pada semua pemirsa serta semua peserta. Kebanyakan orang dapat ikut juga dalam permainan ini. Saat hadir ke desa kami, setiap saat, kebanyakan orang dapat dengarkan suara tawa mereka”.

Keunikan dari permainan ini adalah pemainnya tidak paham apa baju yang di taruh dalam bakul Ro, baju lelaki, baju wanita, baju petani, tentara atau baju tradisionil wilayah Bac Bo dahulu. Cuma saat mendapatkan perintah dari wasit, mereka baru lari ke bakul Ro untuk kenakan pakaian sekalian menggenggam bakul Ro itu ke tempat berangkat. Saat waktu yang dipastikan habis, siapa yang dapat kenakan pakaian cepat, prima serta indah akan mendapatkan hadiah pertama. Permainan ini menghadirkan situasi senang pada beberapa pemain atau pemirsa. Nguyen Quang Xep, Kades Guot mengatakan jika tidak paham kapan permainan balapan bakul Ro ini mulai ada. Lewat banyak generasi yang jaga serta mengembangkannya, saat ini, rakyat desa ini masih sukses melestarikan permainan ini. Tiap tahun, saat pesta desa datang, permainan ini masih menyerap keterlibatan semua generasi di desa. Permainan balapan Ro yang dilestarikan sampai saat ini, sebab semangat konservasi yang dikerjakan oleh rakayt desa. Ia menjelaskan: “Ketika pesta tradisi atau Hari Raya Tahun Baru Tradisionil Imlek datang, wilayah masih mengorganisasi permainan ini. Permainan ini memunculkan suara tawa yang menyenangkan di kesempatan ini”.

Dalam situasi senang dalam pesta, suara genderang berbaur dengan suara tepok tangan serta pekikan dari beberapa pemirsa, karena itu permainan balapan Ro ini memberi masa-masa yang enjoy serta menyenangkan pada pemirsa, juga sekaligus ialah mata berolahraga untuk melatih kecepatan, ketekunan serta keluwesan. Ibu Nguyen Thi Nu, Kepala Kelub Balapan Ro desa Guot memberitahu: “Saya tetap inginkan supaya permainan ini dipertahankan untuk selamanya di desat Guot. Permainan ini memberi makna berbahagia serta senang pada masyarakat desa. Saat usai main, semua rasa sulit payah hilang, jiwa rasakan santai”.

Permainan balapan Ro saat ini bukan sekedar ialah satu permainan rakyat, dan juga adalah ciri budaya yang indah di wilayah Kinh Bac serta ditampilkan di festival-festival budaya serta wisata di banyak wilayah di semua negeri. Dari tahun 2010, Kelub balapan Ro desa Guot sudah dibuat. Sampai saat ini, kelub ini sudah ada dalam banyak pesta serta banyak momen budaya serta politik yang besar di propinsi Bac Ninh serta kota Ha Noi. Nguyen Quang Xep, Kepala Desa Guot, kecamatan Viet Hung, kabupaten Que Vo, propinsi Bac Ninh memberitahu: “Kami tetap inginkan supaya propinsi, kabupaten dan sebagainya bekerjasama untuk jaga permainan ini untuk dikenalkan pada teman dekat di luar dan dalam negeri, bertepatan itu, membuat generasi muda pahami serta dengan kami meningkatkan permainan ini”.

Sepanjang sekian tahun ini, masyarakat desa Guot tetap rasakan bangga sebab mereka masih sukses jaga serta meningkatkan permainan balapan Ro ini seperti jaga ciri budaya spiritiuil rakyat wilayah Kinh Bac.
logoblog

Thanks for reading Permainan balapan Ro-Ciri budaya yang ciri khas di wilayah Kinh Bac

Previous
« Prev Post