Sunday, May 5, 2019

Pasar Hang, ciri kegiatan budaya komune di kota Hai Phong V

  9nagaasia       Sunday, May 5, 2019
Pasar Hang ialah hanya satu pasar di kota Hai Phong, Vietnam Utara saat ini masih bawa citra market pedesaan di tengahnya kota Hai Phong. Pasar Hang bukan sekedar adalah tempat jual-beli, dan juga adalah tempat kegiatan budaya komune. Beberapa orang yang hadir kesini, hanya bermaksud melihat-lihat pasar, pohon serta bibit ternak saja. Buat beberapa orang yang tinggal jauh dari kampung halaman, pasar Hang tetap memunculkan kembali ingatan mengenai pasar pedesaan tradisionil yang sempat terkait dengan waktu kanak-kanak mereka. Pada dalam itu, buat pelancong luar negeri, saat hadir ke pasar ini akan alami beberapa hal yang suka mengenai kebudayaan Vietnam.
Pasar Hang, kota Hai Phong

Pasar ini tercipta pada awal era ke-20, alami hampir seratus tahun dengan beberapa gejolak riwayat, pasar Hang masih menjaga aktivitasnya jadi pasar pedesaan yang langka berada di tengahnya kota moderen. Dahulu, pasar ini terdapat di lapangan tanah kosong di kecamatan Du Hang Kenh, kabupaten kota Le Chan. Saat ini, sebab keperluan perubahan, pasar ini sudah diperluas ke berjalan-jalan di sekelilingnya, tetapi masih menjaga ciri pasar lama. Pasar Hang melakukan aktivitas menurut market tradisionil pada tanggal 5, 10 serta 15 tiap bulan menurut kalender Imlek, saat ini, pasar itu melakukan aktivitas di hari Minggu tiap minggu. Hal yang ciri khas di pasar Hang terbanding dengan market pedesaan di wilayah lain adalah semua penjual barang di sini bukan pedang profesional. Orang yang hadir ke pasar kelihatannya dengan inti adalah untuk berwisata. Dengan karakter pasar semacam itu, hal pertama yang dirasa saat hadir ke pasar ini adalah saatnya terlihat lebih terlambat. Di jalan, kendaraan berjalan simpang-siur dalam irama kehidupan moderen, tetapi di pasar, konsumen kelihatannya tidak terburu-buru. Sesudah berkunjung ke semua pasar ini, konsumen dapat hadir ke zone tanah kosong di ujung pasar, tempat ada lapangan menyabung ayam yang berjalan dengan bergelora dengan pemobilisasinya ialah beberapa konsumen. Buat beberapa orang, pasar ini ialah tempat buat kebanyakan orang untuk sama-sama lakukan jumpa transisi. Nyonya Nguyen Thi Nga, penjual pohon bonsai di pasar ini memberitahu: “Keluarga saya sudah berkali-kali jual pohon bonsai di pasar ini, saat setiap saat hadir ke pasar ini, saya rasakan senang, sebab bisa menjumpai rekan serta kondisi di pasar alami pergantian pada tiap hari. Jual pohon bonsai mempunyai keceriaan, bukan sekedar menjualnya pada konsumen, dan juga berpeluang mengenalkan pada mereka type pohon bonsai baru, beberapa hal yang bagus serta indah dari pohon bonsai”.

Menurut adat, pasar ini masih jual perkakas produksi pertanian yang sudah terkenal buat orang lanjut usia, tetapi ialah hal yang baru buat kelompok muda serta saat ini dikit terlihat di kota saat ini. Barang kali perkakas produksi pertanian ini sudah membuat pasar Hang terlihat jadi satu museum yang atraktif, tempat yang menaruh banyak selar budaya pedesaan. Nguyen Huu Kha, konsumen dari propinsi Hai Duong menjelaskan: “Saya suka pada market ini, sebab sukses mencari jiwa bangsa di sini. Semua yang simpel, serta barang kerajinan tangan ada juga. Kampung halaman saya adalah wilayah pedesaan, tetapi susah mencari perkakas produksi pertanian tidak seperti di pasar ini”.
Di pasar Hang, tiap tempat jual semacam barang sendiri. Namun tempat yang mengundang perhatian beberapa konsumen adalah tempat dengan situasi yang meriah dengan bergagai type burung serta bibit ternak seperi babi, anjing, kucing, kambing dan sebagainya.

Di pasar Hang, ada juga tempat penjualan barang kelontong, dimana orang dapat mencari semua barang dari barang yang lama sampai barang yang murah harga nya. Semua kegiatan selalu berjalan dengan jujur serta sarat dengan jati diri budaya pedesaan.
Di tengahnya kehidupan moderen di perkotaan, benar-benar sangat berharga market tradisionil seperti pasar Hang ini. Disana, pasar, bukan sekedar tempat jual-beli, transisi, dan juga memunculkan perkaitan antara saat ini dengan waktu lampau. Mungkin oleh karenanya, pasar Hang makin dikunjungi beberapa orang seperti tempat kegiatan budaya komune.
logoblog

Thanks for reading Pasar Hang, ciri kegiatan budaya komune di kota Hai Phong V

Previous
« Prev Post