Monday, May 13, 2019

Nilai-nilai seni rupa Vietnam lewat lukisan lak serta lukisan diatas kertas Do ciptaan pelukis Mai Dac Linh

  9nagaasia       Monday, May 13, 2019
Hampir 30 lukisan lak serta lukisan diatas kertas Do ciptaan pelukis Mai Dac Linh pada pameran dengan topik “Kepercayaan serta waktu” yang barusan dipamerkan di Perancis sudah tinggalkan beberapa kesan yang susah dilupakan di kelompok fans seni rupa Perancis mengenai seni rupa kontemporer Vietnam. Terima langgam seni rupa Eropa, tetapi bawa filsafat Ketimuran yang dalam, karena itu semua lukisan buat pelukis Mai Dac Linh memakai bahasa Barat untuk bicara mengenai nilai-nilai Vietnam.

“Kepercayaan serta waktu” ialah pameran pribadi pertama yang diadakan pelukis Mai Dac Linh di Perancis dengan 13 lukisan lak, salah satunya ada 5 lukisan dengan ukuran besar serta hampir 10 lukisan diatas kertas Dom, satu type kertas spesial. Semua lukisan lak ciptaan pelukis Mai Dac Linh dirampingkan, punyai elemen yang halus, kaya dengan karakter manifestasi serta dalamnya berfilsafat.
Setiap lukisan lak mengkristalisasi nilai-nilai tradisionil meskipun condong pada warna kuning, warna hijau atau warna merah muda seperti dalam lukisan-lukisan “Waktu dalam tangan”, “Diri sendiri”, “Keluarga kenamaan”. Atau kilau kemilau dalam karya “Aliran”. Satu ciri yang disaksikan dalam lukisan-lukisan ciptaan pelukis Mai Dac Linh adalah keselarasan semua bahan tradisionil lak Vietnam dalam bahasa seni rupa kekinian, memanifestasikan kesenian Ketimuran. “Vietnam ialah negara agraris serta hampir di satu desa yang kecil juga ada juga satu pagoda, semangat agama Buddha di kelompok orang Vietnam begitu jelas. Dari jaman dulu, beberapa pendahulu sudah sempat memakai bahan lak untuk membuat lukisan lask mengenai patung-patung Buddha. Itu ialah satu cerita serta legenda buat saya untuk mengaitkannya dengan pekerjaan saya. Saya ingin mengemukakan beberapa semangat kemanusiaan, semangat agama Buddha pada lukisan lak saya serta itu ialah hal untuk banyak bicara serta berbicara dengan beberapa penonton”.

Oleh karenanya, dalam langkah memberi nama pada tiap lukisan lak contohnya “Impian yang terbang”, “Melampaui pintu gerbang”, “Lagu musim panas”, karena itu pelukis ini menaburkan beberapa ide yang kilau kemilau serta bermenung dibawah sadar.
Ketika bicara mengenai lukisan-lukisan ciptaan pelukis Mai Dac Linh, kritikus seri rupa Perancis, Corinne de Menonbille, pencipta buku yang berjudul “Seni gambar kontemporer Vietnam” mengutamakan: “Ciri-ciri yang paling ciri khas adalah langkah memakai tehnik lak yang dikerjakan pelukis Mai Dac Linh yang sudah sukses kuasai warna-warni, membuat beberapa warna yang dalam, tetapi jernih. Motif-motif mengenai bunga teratai, genderang perunggu Dong Son serta banyak citra tradisionil Vietnam sudah dipindahkannya dengan sukses pada seni lukisan lak. Saat ia melukis di kertas Do, type kertas yang begitu spesial dalam lukisan Dong Ho Vietnam, semua kekreatifannya begitu ciri khas. Warna-warni yang dipakai oleh pelukis Mai Dac Linh di kertas Do mudah campur dengan fresh. Kekreatifan yang terus-terusan dari pelukis Mai Dac Linh membuat lukisan-lukisan yang begitu suka, ada pengaturan di antara Barat serta Ketimuran, selalu mengemukakan nilai-nilai Vietnam dalam lukisan, baik di bahan lak atau kertas Do”.

Kalau kesenian ialah muhibah dari jiwa bangsa, menolong beberapa orang dengan berbagai macam kebudayaan dapat bersimpati serta tingkatkan sama-sama pemahaman, karena itu saat melihat lukisan ciptaan pelukis Mai Dac Linh, beberapa fans kesenian di Perancis dapat hadir ke satu jiwa Vietnam dengan gampang.
logoblog

Thanks for reading Nilai-nilai seni rupa Vietnam lewat lukisan lak serta lukisan diatas kertas Do ciptaan pelukis Mai Dac Linh

Previous
« Prev Post