Saturday, May 4, 2019

Mengkonservasikan serta meningkatkan nilai dokumen balai desa kuno di kota Hue Vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Saat ini, propinsi Thua Thien Hue mempunyai 150 balai desa kuno. Tidak hanya nilai-nilai riwayat serta seni arsitekturnya, ini ialah tempat yang menaruh banyak dokumen kuno yang mempunyai nilai kebudayaan langsung dan menunjukkan proses pembukaan serta pembentukan desa dari komune orang Vietnam di Vietnam Tengah. Oleh karenanya, permasalahan mengkonservasikan serta meningkatkan nilai budaya balai desa kuno sedang mendapatkan perhatian spesial dari propinsi Thua Thien Hue.
Balai desa Thu Le di kota Hue

Terdapat di Vietnam Tengah, propinsi Thua Thien Hue ialah satu wilayah kuno. Medan yang sangat susah sudah membuat tempat spesial dalam riwayat Vietnam pada propinsi Thua Thien Hue. Tempat ini sudah diambil oleh raja lokal Nguyen Hoang jadi ibu kota kerajaan “Dang Trong” pada tahun 1558 serta sepanjang lebih dari 400 tahun, propinsi Thua Thien Hue sudah jadi pusat politik serta kebudayaan negara feodal Vietnam. Malah oleh karenanya, tempat ini masih menaruh beberapa ratus situs peninggalan riwayat serta kebudayaan yang populer di semua negeri. Salah satunya, yang paling menonjol adalah kompleks 300 project arsitektur yang terbagi dalam benteng-benteng, istana mousolium beberapa raja dinasti Nguyen, kuil desa dan sebagainya sudah mendapatkan pernyataan UNESCO jadi warisan budaya dunia. Terutamanya, cuma di daerah kota Hue saat ini juga ada kurang lebih 50 kuil desa kuno yang masih cukuplah utuh. Desa Cu Chanh di kabupaten Huong Thuy di kota Hue samping Barat Daya yang dibangun pada tahun 1558 dipandang seperti satu diantara desa yang paling kuno di propinsi Thua Thien Hue. Meskipun telah alami pasang-surutnya riwayat, dipugar berkali-kali, tetapi dokumen-dokumen kuno, patung-patung dewa desa masih utuh, spesial upacara Memuja nenek moyang pada musim gugur di desa Cu Chanh masih dilestarikan serta diadakan sampai saat ini. Buat beberapa masyarakat di sini, kuil desa ialah lambang suci yang dihubungkan dengan kampung halaman. Nguyen Ngoc Ket, masyarakat desa Cu Chanh memberitahu: “Saya ialah masyarakat desa, lahir di desa, tetapi lalu, sebab pekerjaan, karena itu saya harus tinggal jauh dari desa. Lalu, saat kembali pada desa, saya rasakan begitu terharu sebab persatuan dari semua rakyat desa, mereka sudah memugar tempat beribadah yang makin lebih istimewa. Selalu pada bulan 7 kalender Imlek, rakyat desa bergabung di sini untuk membuat upacara memuja nenek moyang”.

Terutamanya, semua project arsitektur kuil desa di propinsi Thua Thien Hue dipandang seperti khazanah dokumen yang berharga, menggambarkan lamanya adat kebudayaan serta riwayat ibu kota kerajaan kuno. Salah satunya terdapat beberapa kuil kuno yang menaruh banyak situs, surat pengangkatan, dokumen Han Nom yang begitu langka, menggambarkan proses perjuangan, buka tanah, menentang golongan agresor, mengenai perubahan kebudayaan, riwayat serta sosial-ekonomi bangsa. Kuil desa Duong No, kecamatan Phu Duong, kabupaten Phu Vang dibuat pada dinastri Le Thanh Tong serta dibuat kembali ke tahun 1808. Pada awal bulan Mei tahun 2012, kotak surat pengangkatan desa sudah dibuka serta 22 naskah surat pengangkatan berharga yang disimpan di sini sudah difotokopikan untuk dirawat dengan berjangka-panjang. Di kuil desa Da Le di kecamatan Huong Thuy diketemukan banyak dokumen Han Nom yang ialah perintah yang diberi oleh beberapa raja Gia Long, Ming Mang, Khai Dinh dan sebagainya pada desa ini. Kuil desa My Loi di kecamatan Vinh My, kabupaten Phu Loc yang berumur sepanjang lebih dari 450 tahun menaruh 1.000 halaman naskah dokumen dalam bahasa Han Nom yang mempunyai nilai riwayat yang penting buat Tanah Air, salah satunya ada satu naskah dokumen dalam bahasa Han yang dibikin pada 250 tahun kemarin yang dalamnya memperjelas akan kedaulatan daerah Vietnam pada kepulauan Hoang Sa (Paracel) serta Truong Sa (Spratly). Isi naskah dokumen ini menunjukkan jika pada 250 tahun kemarin, dinasti Nguyen sudah mempunyai pasukan yang bela kepulauan Hoang Sa. Naskah dokumen ini sudah dikatakan pada Kementerian Luar Negeri Vietnam untuk meningkatkan dokumen mengenai kedaulatan Vietnam pada kepulauan Hoang Sa serta kuil desa My Loi sudah mendapatkan pernyataan jadi Situs peninggalan sejarah-kebudayaan serta artistektur tingkat nasional pada bulan Juni tahun 1996. Kota Hue mempunyai banyak kuil kuno yang masih sukses menaruh dokumen Han Nom yang begitu berharga, seperti kuil desa Luong Quan di kecamatan Thuy Bieu yang masih menaruh surat pengangkatan raja Dong Khanh pada tahun 1887 yang mengusung dua dewa yang berjasa dalam membuat desa semenjak jaman dinasti raja Le Thanh Tong. Dang Van Thiep, Kades Luong Quang memberitahu: “Kami memiliki banyak sekali surat pengangkatan, saat ini ada totalnya 9 surat pengangkatan. Belakangan ini, kami sudah membuat upacara mengarak surat pengangkatan dengan khidmat serta sebab dewa desa sudah kembali pada desa kami, karena itu kami rasakan sangt terahu serta tercinta”.

Namun, sesudah alami banyak gejolak, pasang-surut riwayat serta kekerasan alam seputar sudah mengakibatkan kerusakan beberapa naskah dokumen Han Nom di kuil-kuil desa kuno. Sepanjang waktu itu, Kantor Dinas Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata propinsi Thua Thien Hue sudah mengkonservasikan serta meningkatkan naskah dokumen Han Nom dengan mengumpulkan, menaruh, bela, merestorasinya, bertepatan itu, bekerjasama dengan beberapa periset, jaringan perpustakaan di semua negeri untuk menterjemahkan serta meredaksinya jadi dokumen-dokumen yang berharga. Dari tahun 2009 sampai saat ini, perpustakaan umum propinsi Thu Thien Hue sudah berkoodinasi dengan semua tubuh serta lembaga yang berkaitan untuk menggelarkan, buka riset pada semua surat pengangkatan, naskah dokumen kuno serta banyak kuil desa. Lewat itu sudah sukses mengumpulkan, mendigitalkan 200 type lebih dari 70.000 halaman dokuman Han Nom. Salah satunya, lebih dari 2/3 jumlahnya dokumen Han Nom sudah difotokopikan langsung dari naskah asli, karena itu potensi merestorasikannya dengan hampir serupa dengan naskah asli untuk disimpan. Selain itu, Perpustakaan umum propinsi Thua Thien Hue sedang merestorasikan dokumen Han Nom berbentuk buku elektronik untuk dapat praksis dibaca di computer serta menyimpannya untuk jangka-panjang.
logoblog

Thanks for reading Mengkonservasikan serta meningkatkan nilai dokumen balai desa kuno di kota Hue Vietnam

Previous
« Prev Post