Thursday, May 2, 2019

Mengkonservasikan serta meningkatkan seni panggung tradisionil bangsa

  9nagaasia       Thursday, May 2, 2019
Vietnam ialah negara yang mempunyai kebudayaan yang telah berumur lama, mempunyai beberapa macam kesenian rakyat yang populer, contohnya opera classic Tuong, Cheo, Cai Luong dan sebagainya yang sudah terukir dengan mendalam dalam kehidupan spirituil banyak generasi orang Vietnam. Namun , dalam proses perubahan banyak  ada macam kesenian baru, karena itu seni panggung tradisionil tidak mainkan fungsi menguasai dalam kegiatan kesenian, bahkan juga condong dipaksa serta makin lama makin hilang. Apa yang perlu dikerjakan untuk mengkonservasikan serta meningkatkan warisan seni panggung tradisionil dalam kehidupan moderen?. Itu bukan sekedar jadi perhatian dan juga pikiran dari banyak periset kebudayaan ataupun fans kesenian tradisionil Vietnam.
opera klasik Cheo Vietnam


Sepanjang beberapa tahun belakang ini, banyak periset, banyak pencipta seni yang sepenuh hati dengan seni panggung tradisionil Vietnam sudah banyak berupaya dalam membuat banyak karya baru, salah satunya terdapat beberapa penelusuran, penemuan, masukkan banyak topik kehidupan moderen dalam drama-drama, mengupdate organisasi pertunjukan, memberikan seni baru dalam semua drama untuk tingkatkan daya tarik pada massa rakyat. Namun, menurut penilaian umum, kegiatan menyerap kehadiran pemirsa pada seni panggung tradisionil sampai kini belum juga menghadirkan hasil-guna yang tinggi. Seminar dengan judul “Solusi mengkonservasikan serta meningkatkan seni panggung tradisional” yang barusan berjalan di kota Hanoi di akhir bulan November lalu adalah peluang buat banyak periset, aktivis di bagian seni panggung tradisionil untuk memberi sumbangan opini yang sepenuh hati untuk mengawasi, mengkonservasikan pokok sari kesenian bangsa serta yang sangat penting adalah mencari pemirsa buat seni panggung tradisionil yang pernah dipandang seperti unsur penting dari macam kesenian ini. Pada Seminar ini, banyak opini sudah mengatakan jika seni panggung ialah keseniav terintegrasi dari dua unsur budaya kebendaan serta budaya bukan kebendaan, oleh karenanya, jika ingin mengkonservasikan serta meningkatkan seni panggung tradisionil, karena itu semua jalan keluar harus mengabdi dua unsur ini. Ha Duc Minh, Direktur Opera Classic Cheo Vietnam menjelaskan jika “Ada satu museum supaya kita dapat menyinpam beberapa benda, baju, alat pertunjukan, benda hiasan dari drama seni panggung tradisionil ialah begitu dibutuhkan, sebab jika tidak menyimpannya, karena itu dia akan makin lama makin, semua rombongan kesenian tidak bisa melindunginya dengan baik, oleh karenanya begitu berharga jika ada satu tempat untuk menaruh beberapa benda ini”.
Banyak opini yang diserahkan di Seminar ini mengatakan jika jika permasalahan menaruh budaya kebendaan ialah sisi jasmani dari seni panggung, karena itu permasalahan meningkatkan unsur bukan kebendaan yang terbagi dalam irama, tarian dari tiap nomer seni ialah memberi jiwa pada seni panggung untuk berkembang pas arah. Oleh karenanya, harus ambil rancangan-rancangan project untuk menaruh nilai budaya kebendaan tradisionil dari seni panggung, contohnya mengundang seniman-seniwati, artisan agar mengajar seniman-seniwati muda menurut bentuk lisan yang telah dikerjakan pendahulu kita. Selain itu harus juga memphoto, mencatat irama-irama kuno serta lain, lalu diciptakan jadi buku, caset dokumenter untuk disimpan buat generasi di kemusian hari. Hoang Van Hung, Wakil Direktur Gedung opera Cai Luong pusat menjelaskan bahwa“Saya fikir harus ada keterlibatan beberapa artisan,yang kurang lebih mereka sudah hidup pada saat itu, hingga mereka pahami latar belakangnya, contohnya, saat ini, saat mempertunjukkan kembali drama opera Cai Luong dengan nama Kieu Nguyet Nga, mereka akan tahu bagaimana pertunjukan peranan Kieu Nguyet Nga, bagaimana tariannya, semuanya itu harus begitu kongkrit”.

Satu permasalahan dalam mengkonservasikan serta meningkatkan seni panggung tradisionil adalah permasalahan mendidik pemirsa, membuat kelub seni panggung tradisionil di sekolahan, bekerjasama dengan kantor penerangan untuk buka banyak sayembara, mengorganisasi festival-festival seni panggung baik profesional ataupun amatir supaya beberapa pemirsa berpeluang mendekati semua macam seni panggung Vietnam. Fakta di banyak wilayah menunjukkan jika permasalahan masukkan seni panggung tradisionil, mengorganisasi jam belajar opera classic Cheo , Cai Luong, Tuong dari seni panggung tradisiona di sekolahan adalah langkah yang paling efisien. Ha Duc Minh, Direktur Opera Classic Cheo Vietnam memberikan bahwa“Seni panggung tradisionil sudah dimasukkan dalam sekolahan pada beberapa puluh tahun ini. Direktorat pertunjukan kesenian ataupun beberapa rombongan opera classic Cheo serta Tuong di wilayah sudah lakukan pekerjaan ini. Namun, saya fikir jika masih dikit serta kita harus meneruskannya. Dapat disebutkan, dimasukkannya seni panggung dalam sekolahan ialah begitu dibutuhkan , menekan serta harus dikerjakan dengan permanen”.

Menurut beberapa manejer kesenian, pada latar belakang sosial-ekonomi yang tidak henti-hentinya alami pergantian, kehidupan kebudayaan serta kesenian berkembang, selain menguatkan, tingkatkan kualitas semua drama, semua gedung teater harus juga pro aktif hadir pada beberapa pemirsa dengan menguatkan publikasi dengan luas supaya massa rakyat pahami serta menyukai seni tradisionil, dari sana membuat daya hidup berjangka-panjang pada macam seni tradisionil ini.
logoblog

Thanks for reading Mengkonservasikan serta meningkatkan seni panggung tradisionil bangsa

Previous
« Prev Post