Friday, May 3, 2019

Lakukan ritual pemujaan di pagoda pada awal tahun-ciri budaya yang indah di Vietnam.

  9nagaasia       Friday, May 3, 2019
Buat orang Vietnam, pesta telah jadi ciri budaya yang ciri khas, memanifestasikan keinginan akan satu kehidupan yang berbahagia serta kekal. Oleh karenanya, setiap saat musim semi datang, meskipun berbaur pada suarana Hari Raya Tet, tapi, beberapa orang Vietnam masih tidak melupakan permasalahan hadir ke pagoda untuk membakar hio, meminta kesehatan, kemujuran serta kebahagiaan untuk diri pribadi serta sanak keluarganya. Malah oleh karenanya, tradisi lakukan ritual pemujaan di pagoda pada awal tahun sudah jadi ciri budaya untuk semua susunan warga di Vietnam. Orang Vietnam yakin jika lakukan pemujaan di pagoda pada awal tahun bukan sekedar untuk mengharap, tetapi itu ialah beberapa detik dimana manusia berbaur di dunia spiritualitas, tinggalkan sesaat semua kesusah-payahan dalam usaha mencari nafka. Saat berbaur pada arus orang yang lakukan pemujaan, tiap orang seakan-akan rasakan keselarasan alam.
Ritual pemujaan di pagoda pada Hari Raya Tet

Di hari pertama Hari Raya Tet tahun ini, cuacanya bagus, cahaya matahari yang telah mulai naik sudah mengusir cuaca dingin. Jika di berjalan-jalan sepi dengan suara kendaraan yang padat sama dengan hari-hari biasa, tetapi di semua pagoda, kuil dan sebagainya padat dengan beberapa orang yang lakukan ritual pemujaan. Dari beberapa lanjut usia sampai beberapa anak, dari penjual beberapa barang bahan pemujaan sampai umat Buddhis semua meminta satu sukses, meminta hasrat-hasrat serta impian-impinan yang masih tersisa pada tahun kemarin untuk diri pribadi serta sanak keluarganya. Pemujaan di pagoda dapat dikerjakan setiap saat dalam satu tahun, tapi, masyarakat Vietnam selalu pilih tanggal pertama Hari Raya Tet, hari pertama pada tahun baru untuk hadir ke pagoda dan jadi tujuan pertama pada tahun baru. Sebab orang Vietnam tetap yakin jika pada saat alih tahun dari tahun lama ke tahun baru, beberapa dewa serta nenek moyang akan memberi kesaksian atas ketulusan anak-cucu serta akan menolong semua keluarga mendapatkan ketenteraman.

Beberapa orang yang lakukan ritual pemujaan di pagoda selalu menyiapkan satu talam hidangan jadi lambang ketulusan hati untuk dipersembahkan pada Sang Buddha. Hidangan ini tidak kebanyakan, cuma terbagi dalam uang po, sirih, pinang serta yang tidak dapat kurang adalah uang eceran. Ada pula orang yang tidak bawa hidangan, mereka cuma hadir kesini untuk membakar hio memuja Sang Buddha. Mahasthavira Thich Thanh Nha, Kepala Pagoda Tran Quoc menjelaskan bahwa“ Talam hidangan umumnya terbagi dalam buah-buahan, kue, hio dan sebagainya, semua bergantung pada hati tiap orang. Namun, terutamanya buat agama Buddha tidak bisa membuat hidangan berbentuk daging beberapa jenis”.

Di beberapa tempat pemujaan, semua meminta pada Sang Buddha agar memperoleh setahun baru yang aman damai. Mahasthavira memberitahu jika hadir ke pagoda ialah hadir ke tempat yang suci, tinggalkan beberapa hal yang memilukan dalam kehidupan, menghapuskan beberapa hal yang lama serta menginginkan beberapa hal yang lebih baik . Bertepatan itu, dia dihubungkan dengan nenek moyang saat orang tahu memberi balas budi pada beberapa pendahulu

Lakukan ritual pemujaan pada awal musim semi bukan sekedar untuk memuaskan dunia spiritualitas saja, dan juga adalah peluang untuk nikmati panorama alam yang indah pada musim semi. Beberapa hal yang baru serta penuh dengan daya hidup seakan-akan seperti memberikan tambahan keyakinan serta asa pada manusia dalam tahun baru. Ibu Loan dari propinsi Quang Ninh yang lakukan ritual pemujaan di Pagoda Tran Quoc memberitahu bahwa“ Saya hadir ke pagoda bermaksud meminta supaya tanahair damai damai, semua keluarga mendapatkan cukuplah sandang, cukuplah pangan serta berbahagia. Saya ialah umat Buddhis, karena itu saya ingin mengajar anak serta cucu saya agar meneladani Sang Buddha menjadi orang yang baik serta berguna pada tanahair serta rakyat”.

Saat lakukan ritual pemujaan pada awal tahun baru, kebanyakan orang yakin jika sesudah pemujaan ini, jiwa mereka seakan-akan jadi lebih cerah serta kehidupan pada hari depan semakin lebih baik. Melalui unsur spiritualitas, lakukan ritual pemujaan pada awal musim semi bisa menjadi ciri yang indah dari bangsa Vietnam untuk selamanya. Lakukan ritual pemujaan pada awal tahun baru sudah jadi nafas kehidupan, rutinitas, serta ciri yang indah dari kebudayaan, ialah tempat untuk memanifestasikan yang diimpikan tiap orang meminta cuaca baik, ada satu kehidupan yang berbahagia, damai serta damai dalam tahun baru.
logoblog

Thanks for reading Lakukan ritual pemujaan di pagoda pada awal tahun-ciri budaya yang indah di Vietnam.

Previous
« Prev Post