Sunday, May 5, 2019

Keyakinan memuja raja Hung dalam kehidupan komune Vietnam

  9nagaasia       Sunday, May 5, 2019
Hari Haul Cikal Akan Bangsa Raja Hung di hari ini bukan sekedar berjalan di situs peninggalan riwayat kuil Hung yang ada di propinsi Phu Tho saja, dan juga dikerjakan di banyak wilayah lain di luar dan dalam negeri. Keyakinan memuja raja Hung pun tidak cuma berada di wilayah cikal akan, dan juga dalam spiritualitas kebanyakan orang Vietnam.
Upacara pembukaan Pesta Kuil Raja Hung

Di kesempatan Hari Haul Cikal Akan Bangsa Raja Hung pada tahun ini, keluarga ibu Nguyen Thi Hoi memiliki adat membuat kue Tet yang rasa-rasanya populer enak di kota madya Dat Do, propinsi Ba Ria Vung Tahu yang ditugasi untuk bikin 500 kue Tet jadi hidangan untuk memuja raja Hung. Semenjak awal bulan April, ia serta keluarganya beli lebih dari 200 kg beras ketan, 50 kg kacang hijau, 50 kg kacang hitam, 100 kg daun pohon pisang untuk bikin kue Tet ini. Semua telah sedia supaya pada tanggal 15 April yang jatuh pada tanggal 6 bulan ke-3 Imlek ia serta 5 orang membuat 250 kue Tet dengan dalamnya kacang hitam serta beras ketan serta 250 kue Tet dengan dalamnya kacang hijau. Nyonya Nguyen Thi Hoi mengatakan jika bisa membuat kue Tet untuk dipersembahkan pada raja Hung adalah peluang buat anak-cucu untuk tunjukkan perasaan hormat pada nenek moyang. Ia menjelaskan: “Saya rasakan mendapatkan kehormatan dengan pekerjaan dari kabupaten membuat kue Tet untuk memuja Raja. Saya berkemauan mengakhiri pekerjaan untuk kampung halaman serta Tanah Air. Semua bahan telah disiapkan, cuma menanti waktu untuk bikin kue Tet saja”.
Di hari ini, semua kue Tet bikinan keluarga nyonya Nguyen Thi Hoi di kota madya Dat Do, propinsi Ba Ria Vung Tahu akan bersama dengan delegasi provinsinya pergi ke gunung Nghia Linh, propinsi Phu Tho untuk memuja raja Hung. Dengan kue Tet dari propinsi Ba Ria Vung Tahu, semua produk ciri khas dari 3 pelosok Tanah Air yakni dari provinsi-provinsi Lang Son, Ha Nam, Thanh Hoa, Ha tinh, Dac Lac, Binh Dinh serta Dong Nai dipersembahkan pada raja Hung, memanifestasikan perasaan terima kasih dari rakyat Vietnam pada nenek moyang. Sesudah ritual memuja raja Hung di kuil Thuong, rakyat propinsi Phu Tho serta pelancong dari semua pelosok Tanah Air membuat banyak kegiatan untuk mengenangkan raja Hung kesempatan kali ini.

Saat Hari Haul Cikal Akan Bangsa Raja Hung sedang berjalan di propinsi Phu Tho, di kuil pemujaan raja-raja Hung di desa Giao Khau, kecamatan Tan Phu, kabupaten Phu Tan, propinsi Ca Ingin sedang penuh dengan asap hio yang memiliki kandungan spiritualitas rakyat di sini yang ke arah Pendiri Bangsa. Di beberapa daerah yang tidak ada kuil pemujaan raja Hung seperti propinsi Can Tho, rakyat serta pemerintahan membuat altar untuk memuja raja Hung. Aksi ini bukan sekedar berjalan sekali saja, tetapi sudah berjalan sepanjang sekian tahun ini.
Dengan keyakinan mutlak pada Pendiri Bangsa, pemerintahan semua wilayah serta rakyat Vietnam sudah menghimpun uang serta tanah untuk membuat hampir 1.500 kuil pemujaan raja Hung dari Vietnam Utara sampai Vietnam Selatan untuk memuaskan perasaan terima kasih serta mengenangkan beberapa raja Hung yang berjasa menegakkan Negara. Pham Ba Khiem, Wakil Kepala Dinas Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata propinsi Phu Tho memberitahu: “Kepercayaan memuja raja Hung bukan sekedar berada di kuil Hung saja, dan juga berada di semua propinsi Phu Tho ataupun semua negeri. Terutamanya adalah, di propinsi Phu Tho ada 326 tempat memuja raja Hung serta beberapa tokoh pada jaman raja Hung”.

Yang paling jauh diantara kuil-kuil memuja raja Hung dari orang Vietnam harus bicara mengenai kuil di kota San Jose, negara sisi California, Amerika Serikat. Orang yang membuat kuil ini adalah bapak Nguyen Thanh Liem, orang yang sudah berkali-kali berkunjung ke kuil Hung pada saat kecil. Lalu, saat menetap di Amerika Serikat, ia sudah beli tanah untuk membuat kuil memuja raja Hung serta mengadakan “Pesta kuil raja Hung” dengan keterlibatan lebih dari 1000 anggota asal Vietnam. Pada Hari Haul Cikal Akan Bangsa Raja Hung tahun ini, banyak diaspora Vietnam sudah hadir ke propinsi Phu Tho untuk melakukan ritual Hari Haul Cikal Akan Bangsa. Le Van Nguyen, orang yang telah 40 tahun tinggal di San Jose memberitahu: “Kami rasakan bangga sebab kami ialah orang Vietnam, anak-cucu Ibu Au Co, anak-cucu Tanah Air raja Hung. Kami pulang ke Tanah Air dengan arah jika meskipun kami hidup jauh dari kampung halaman, tapi tetap berkiblat ke Ibu Pertiwi serta bangsa”.
Kisah-kisah mengenai kuil-kuil yang terdapat jauh dari kampung halaman serta tradisi memuja raja Hung di kelompok komune orang Vietnam di luar dan dalam negeri pada Hari Haul Cikal Akan Bangsa Raja Hung serta dalam kehidupan keseharian akan untuk selamanya adalah tali yang mengkonektivitaskan kebanyakan orang Vietnam dalam ruangan kepribadian “minum air harus ingat akan sumbernya”.
logoblog

Thanks for reading Keyakinan memuja raja Hung dalam kehidupan komune Vietnam

Previous
« Prev Post