Thursday, May 2, 2019

Kesenian Hat Xoan- warisan budaya bukan kebendaan umat manusia yang butuh dilindungi dengan darurat

  9nagaasia       Thursday, May 2, 2019
Kesenian Hat Xoan ialah satu macam seni yang menarik pendengarnya dengan kemesraan, kejernihan serta kelugasan-nya dalam tiap kata- kata serta tarian. kesenian Hat Xoan dari propinsi Phu Tho barusan mendapatkan pernyataan sah dari Organisasi UNESCO jadi warisan budaya dunia yang butuh dilindungi dengan darurat tanggal 25 November kemarin. Ini, satu kali lagi memperjelas keunikan dari macam seni ini buat umat manusia serta pentingnya dengan menekan membuat perlindungan warisan kesenian Hat Xoan pada saat depan.


Pertunjukan Kesenian Hat Xoan yang dikerjakan ansambel Kesenian Hat Xoan kabuapten Phu Ninh, propinsi Phu Tho
Kesenian Hat Xoan yang dilakukan ansambel Kesenian Hat Xoan kabuapten Phu Ninh, provinsi Phu Tho

Mengungguli 23 berkas yang dikatakan pada UNECSO untuk dipelajari jadi warisan budaya bukan kebendaan yang butuh dilindungi dengan darurat pada persidangan kesempatan ini, berkas kesenian Hat Xoan dari propinsi Phu Tho- Vietnam dipandang jadi berkas yang paling prima, paling memuaskan semua kriterium harus yang dikeluarkan badan- tubuh konsultan pengetahuan serta ialah berkas yang paling memuaskan untuk dilihat serta disadari UNESCO. Itu kesenian Hat Xoan yang mempunyai nilai artistik serta memanifestasikan jati diri komune, bertepatan itu Vietnam sudah keluarkan dengan baik semua langkah yang kongkrit untuk mengkonservasikan serta memulihkannya. Pemerintah mainkan fungsi yang penting dalam menuntun, menata-laksanakan pekerjaan konservasi. Berkas kesenian Hat Xoan sudah sukses menunjukkan dukungan komune wilayah dalam melestarikan Kesenian Hat Xoan serta minta pernyataan kesenian Hat Xoan ini jadi warisan budaya bukan kebendaan dunia. Di Vietnam, kesenian Hat Xoan ada dalam semua buku riset serta konservasi dari konservatori, institut riset kebudayaan serta kesenian dari Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam ataupun dalam system riset serta konservasi propinsi Phu Tho sepanjang sekian tahun ini.

Kesenian Hat Xoan ialah lagu ciri khas sendiri yang dipunyai wilayah Cikal Akan Raja Hung selama riwayat menegakkan serta menjaga tanahair dari bangsa Vietnam. Menurut periset Dang Hoanh Loan, bekas Wakil Kepala Institut Musik Vietnam, kesenian Hat Xoan dipandang seperti lagu untuk pintu kuil, ialah macam seni multi- unsur yang terbagi dalam musik, lagu-lagu, tarian dan sebagainya sebagai sisi dari semua pesta desa. Kesenian Hat Xoan ini tetap ditampilkan pada awal musim semi menurut tradisi mengawasi pintu kuil sebagai popular di propinsi Phu Tho. Terbanding dengan ragam-ragam seni tradisionil Vietnam yang lain, kesenian Hat Xoan masih sukses melestarikan naskah-naskah musik dan ialah macam musik yang profesional dari orang Vietnam. Profesor To Ngoc Thanh, Ketua Asosiasi Seni Astra Folklor Vietnam memberitahu jika “Kesenian Hat Xoan memiliki banyak keunikan, berarti mempunyai banyak nilai. Ada nilai riwayat, kultural, musikal, seni tari dan komunal. Saya yakin jika Dia salah satu dtantara sedikit warisan budaya yang lahir mulai sejak fajarnya tanahair”.

Kesenian Hat Xoan mempunyai organisasi begitu ketat, satu rombongan Kesenian Hat Xoan selalu diberi nama ansambel Kesenian Hat Xoan- satu organisasi kesenian dari desa, sejumlah besar anggotanya sama-sama bagian keluarga. Kesenian Hat Xoan ialah nyanyian untuk dipersembahkan pada beberapa dewa, minta pada beberapa dewa agar memberi kebahagiaan pada masyarakat desa dan sebagainya.

Satu pertunjukan kesenian Hat Xoan terbagi dalam dua sisi inti yakni sisi upacara serta sisi pesta. Jika lagu rakyat Quan Ho diorganisasi jadi satu pesta, tetapi lagu rakyat Xoan diorganisasi jadi group, tiap group selalu beranggotakan dari 15 orang sampai 18 orang. Terkecuali kepala group yang telah lanjut usia, semua anggota bekasnya ialah beberapa pemuda- pemudia yang berumur dari 16 sampai 20 tahun. Pada musim pesta, semua group lakukan pertunjukan di semua wilayah, kadang- terkadang memerlukan waktu sepanjang dari 2 sampai 3 bulan. Baju untuk pertunjukan kesenian Hat Xoan kuno cukuplah fansastis serta istimewa, mungkin sebab dia datang dari jaman Raja Hung. Sampai saat ini, meskipun banyak ditampilkan di pesta Kuil Hung, semua pesta di propinsi Phu Tho serta disukai oleh beberapa masyarakat, tetapi kesenian Hat Xoan tengah terancam punah sebab tidak diwariskan. Menurut hasil survey, irama- irama kesenian Hat Xoan kuno saat ini cuma disimpan di 4 ansambel kesenian Hat Xoan asli yakni desa An Thai, desa Thet, desa Phu Duc serta desa Kim Dai. Semua propinsi Phu Tho tinggal 69 artisan kesenian Hat Xoan, salah satunya ada 31 orang yang telah berumur dari 80 tahun sampai 104 tahun serta cuma ada 8 orang yang dapat mememberikan edukasi.Mengenai permasalahan konservasi kesenian Hat Xoan, kritikus musik Nguyen Thi Minh Chau memberitahu jika “Yang penting adalah bagaimana lakukan publikasi supaya kelompok muda dapat terima kesenian Hat Xoan. Atau orang- orang yang menyanyikan kesenian Hat Xoan ialah beberapa pelajar, lalu ada keterlibatan dari beberapa kakek, nenek yang berumur dari 90 sampai 100 tahun”.

Bapak Hoang Serta Mac, Ketua Komite Rakyat propinsi Phu Tho memberitahu jika saat ini, propinsi Phu Tho tengah melakukan banyak langkah untuk mengkonservasi serta meningkatkan warisan yang berharga ini, contohnya lakukan publikasi, perjumpaan mengenai nilai kesenian Hat Xoan pada komune di propinsi, di negeri serta teman dekat internasional, mengajar kesenian Hat Xoan pada generasi muda dan sebagainya. Menurut Profesor, Doktor To Ngoc Thanh, Ketua Asosiasi Seni Sastra Foklor Vietnam, harus ambil kebijaksanaan merangsang semua sekolah menengah masukkan macam kesenian ini dalam kurikulum sekolah serta memberi titel artisan pada beberapa senimannya. Diinginkan, dengan usaha dari pemerintahan beberapa tingkat, serta warga, tidak lama , kesenian Hat Xoan akan hidup kembali.
logoblog

Thanks for reading Kesenian Hat Xoan- warisan budaya bukan kebendaan umat manusia yang butuh dilindungi dengan darurat

Previous
« Prev Post