Thursday, May 9, 2019

Kebudayaan Vietnam dalam pameran “Benua Asia-Warna-warninya kebudayaan

  9nagaasia       Thursday, May 9, 2019
Berkenaan dengan pertemuan tahunan ke-4 Asosiasi Museum Nasional Asia (ANMA-4) yang diselenggarakan di Vietnam, Museum Riwayat Nasional Vietnam barusan membuat pameran dengan topik “Benua Asia-warna-warninya kebudayaan”. Pameran ini mengenalkan artefak, benda serta pusaka budaya yang ciri khas dari beberapa negara Asia. Terutamanya adalah artefak-artefak ciri khas yang begitu berharga dari Vietnam yang dipamerkan di sini sudah ikut mendiversifikasi selanjutnya pemandangan yang berwarna-warni dari kebudayaan Asia.

Saat berkunjung ke pameran dengan topik “Benua Asia-Warna-warninya kebudayaan” yang diselenggarakan dalam pekarangan Gedung Museum Riwayat Nasional Vietnam di kota Hanoi, massa rakyat bisa lihat artefak-artefak yang tipikal serta begitu berharga dari 10 negara Asia yakni Tiongkok, Jepang, Republik Korea, India, Thailand, Indonesia, Myanmar, Kamboja, Laos serta Vietnam. Semua artefak ini dibikin dari banyak bahan seperti perunggu, keramik, perak, tanah bakar dengan beberapa jenis bentuk mengenai bahan arsitektur seperti perlengkapan rumah tangga, barang hiasan, alat pemujaan dan sebagainya. Master Nguyen Quoc Huu, Wakil Kepala Seksi Pameran Museum Riwayat Nasional Vietnam memberitahu: “Pameran ini mengenalkan beberapa benda yang diambil dengan cermat serta tipikal yang terbagi dalam artefak-artefak mengenai seni ukir, kesenian agama Buddha, agama Hindu. Diluar itu beberapa seni kerajinan tangan tradisionil dari beberapa negara Asia dikenalkan, salah satunya ada beberapa ciri spesial dari kesenian tiap negara seperti seni keramik-porselen Tiongkok, barang perlakan dari Jepang, barang mozaik dari Thailand serta barang dari perunggu serta emas dari Vietnam”.

Pada pameran ini, Vietnam pamer dengan peradaban-peradaban Asia lain dengan artefak-artefak yang mencolok yakni nekara Dong Son populer yang kenaman dari periode yang cemerlang kebudayaan Dong Son (pada 2.000 sampai 2.500 tahun). Kampung halaman nekara Dong Son adalah Vietnam Utara serta Trung Bo Utara. Di permukaan nekara ada gambar matahari dengan pancaran cahaya sebagai lambang dari cuaca serta waktu tanam dari orang Vietnam yang terkait dengan peradaban padi sawah. Binatang-binatang seperti kerbau, sapi, padi serta sawah padi di permukaan nekara serta tubuh nekara dimanifestasikan dengan begitu hidup-hidup. Selain itu, semua hiasan di nekara ini memanifestasikan keahlian-keahlian peleburan logam, metalurgi, kerajinan tangan serta pertanian misalnya menanam pohon kertau, membudidayakan ulat sutera, menenun kain, menanam sayur, bunga, membudidayakan serta tangkap ikan, berburu, lakukan usaha perdagangan dengan perahu, pelayaran dan sebagainya. Semua menunjukkan jika nekara Dong Son adalah produk dari peradaban pertanian padi sawah serta nekara Dong Son ini adalah produk kearifan etnis Viet kuno. Orang Kinh kuno dengan kecerdikan serta kekreatifannya sudah membuat tehnik peleburan logam yang termasuk pada papan atas di Asia Tenggara. Pada pameran ini, ada juga satu karya artistik yang tipikal dari Vietnam yakni patung kayu Kwan Im dengan seribu mata serta seribu tangan. Patung ini dipandang seperti karya agung dalam seni ukir agama Buddha Vietnam yang disimpan di pagoda But Thap, kecamatan Dinh To, kabupaten Thuan Thanh, propinsi Bac Ninh. Patung Kwan Im ini dipahat dari kayu pohon nangka, tingginya 3,7 mtr., lebarnya 1,15 mtr.. Semua tangan serta matanya memanifestasikan simpati serta empati dari Sang Buddha pada semua makhluk hidup. Patung ini adalah tipikal mengenai pandangan estetika, memiliki kandungan filosofi pandangan hidup orang Vietnam pada paro ke-2 era ke-17. Semua artefak dari Vietnam yang dipamerkan dengan artefak-artefak dari beberapa negara lain sudah ikut mendiversifikasi warna-warni kebudayaan Asia. Nguyen Truong, seseorang pemirsa pameran dari kota Hanoi memandang: “Melalui pameran ini, beberapa pemirsa bisa memperbedakan mana kebudayaan Vietnam serta mana kebudayaan Kamboja atau Thailand. Tetapi beberapa pengunjung memlihat satu hal yang bagus adalah terdapatnya jumpa transisi kebudayaan antara beberapa negara di lokasi, khususnya adalah beberapa barang ukiran Champa. Itu pandangan saya serta pameran ini begitu khas”.

Ruangan budaya kuno dengan artefak-artefak yang tipikal dari beberapa negara Asia di pameran ini sudah menolong beberapa pengunjung mendapatkan langkah melihat yang lebih jelas mengenai ciri yang ciri khas ataupun jumpa transisi antara kebudayaan-kebudayaan Asia. Lewat semua artefak Vietnam yang dipamerkan di sini, beberapa pengunjung dapat lihat jika Vietnam ialah negara yang punyai kebudayaan yang telah ada lama, beranekaragam serta berkembang diatas fundasi kebudayaan ditempat dengan mantap serta ada jumpa transisi dengan kebudayaan Tiongkok, India serta Barat.
logoblog

Thanks for reading Kebudayaan Vietnam dalam pameran “Benua Asia-Warna-warninya kebudayaan

Previous
« Prev Post