Saturday, May 4, 2019

Imajinasi saudari Vo Thi Sau dalam hati rakyat pulau Con Dao Vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Musim bunga Lekima bermekaran, di kampung halaman kita wilayah tanah merah, desa masih menyebut-nyebut nama pahlawan yang gugur untuk generasi masa datang. Gadis itu seperti musim semi. Ia sudah persembahkan seumur hidupnya, sudah berusaha dengan penuh keyakinan, meskipun gugur tetapi tidak mundur. Lirik lagu itu masih bergema dalam hati tiap orang saat berziarah di Taman Pahlawan Hang Duong, kabupaten Con Dao, propinsi Ba Ria- Vung Tahu. Pada pagi hari, tanggal 23 Januari 1952, saudari Vo Thi Sau sudah dibunuh oleh kolonialis Perancis di kaki gunung Chua. Semangat patriotisme, kegagah-beranian serta contoh pengorbanan yang cemerlang dari saudari Vo Thi Sau jadi kekal jadi musim semi. Meskipun 60 musim bunga Lekima mekar sudah melalui, tetapi citra saudari Vo Thi Sau masih ada dalam hati tiap masyarakat Vietnam.
Para veteran perang di Tugu Monumen Pahlawan Vo Thi Sau

Di Taman Pahlawan Hang Duong, luasnya kurang lebih 20 hektar ada kurang lebih 20.000 orang Vietnam yang sudah gugur serta disemayamkan di sini. Siapa yang sempat hadir ke Taman Pahlawan Hang Duong ini akan tidak bisa meredam hati saat lihat makam-makam yang ada di semua bukit. Ada makam-makam yang mempunyai nama serta banyak makam tidka mempunyai nama. Ini ialah tempat peristirahatan kekal beberapa pahlawan revolusi yang gugur seperti Le Hong Phong, patriot Nguyen An Ninh, pahlawan Cao Van Ngoc dan sebagainya. Makam saudari Vo Thi Say terdapat di pusat zone B, Taman Pahlawan Hang Duong. Dahulu, dengan perasaan hormat, beberapa rekan tahanan serta masyarakat di pulau ini, tiap orang dengan satu butir karikil sudah sukses membuat makam buat dia. Di makam ini terdapat beberapa tangkai hio serta bunga-bunga yang fresh selama 4 musim. Saudara Nguyen Ngoc Minh, penjaga situs peninggalan ini memberitahu: “Yang terbanyak tamu adalah di hari Jumat, Sabtu, serta Minggu, sebagian besar mereka ialah pelancong. Mereka hadir kesini untuk berziarah pada makam saudari Vo Thi Sau. Kami  membakar hio di makam ini untuk meminta supaya keluarga sehat serta sukses dalam lakukan usaha”.
Makam saudari Vo Thi Sau dibuat dengan batu marmar serta di nisannya tertulis “Vo Thi Sau, kampung halaman Dat Do, provini Ba Ria-Vung Tahu, lahir pada tahun 1933 serta gugur dengan gagah berani pada 23 Januari 1952 pada umur 19 tahun”. Asetnya sendiri hanya dua stel baju. Mungkin asetnya yang paling suci adalah kecintaan pada Ibu Pertiwi. Ia sudah persembahkan semua waktu mudanya untuk kecintaan itu. Pada umur 14 tahun, ia mulai beraktivitas revolusioner. Lalu ia diamankan oleh kolonialis Perancis serta dikenai hukuman mati saat belum juga dewasa. Golongan kolonialis Perancis tidak berani membunuhnya di daratan, tetapi dibawa ke pulau Con Dao. Ia ialah gadis pertama yang dibunuh di pulau Con Dao. Saudari Vo Thi Sau sudah gugur, tetapi, ia sudah tinggalkan ketakjuban pada seseorang pahlawan yang muda serta tidak kalah pada kemampuan reaksioner serta agresor dalam hati tiap masyarakat Con Dao pada terutamanya serta masyarakat Vietnam biasanya.

Beberapa pelancong dari jauh yang hadir ke Con Dao ini, semua tidak lupa hadir ke Taman Pahlawan Hang Duong untuk membakar hio untuk saudari Vo Thi Sau serta beberapa pahlawan yang gugur yang lain di sini. Ibu Huynh Thi Kim Loan, seseorang masyarakat Con Dao mengatakan: “Ketika hadir ke Con Dao, tidak hanya berkunjung ke Taman Pahlawan Hang Duong, rakyat tetap hadir untuk membakar hio di makam saudari Vo Thi Sau. Saudari Vo Thi Sau ialah pahlawan perempuran, meskipun muda, tetapi begitu gagah berani. Generasi masa datang kami harus belajar dari wanita ini. Pada saat damai saat ini, kami harus hidup bagaimana untuk sepantas dengan pahlawan wanita ini ataupun beberapa pahlawan yang sudah gugur yang lain di Con Dao”.

Saat hadir ke pulau Con Dao, hadir ke mana saja, kita bisa dengarkan cerita mengenai saudari Vo Thi Sau dengan satu perasaan hormat. Semenjak saudari Vo Thi Sau gugur, di makamnya belum pernah kekurangan hio serta bunga fresh. Ibu Nguyen Thi Tam, Wakil Kepala Tubuh Pengelola situs peninggalan Con Dao memberitahu: “Saudari Vo Thi Sau sudah gugur pada umur begitu muda. Tentu saja, saya tidak bicara tentang permasalahan spiritualitas, tetapi spiritualitas ada di pada hari kebanyakan orang. Mereka berziarah pada ia dengan penuh perasaan hormat. Bukan sekedar masyarakat pulau Con Dao saja, tetapi pelancong semua negeri saat hadir ke Con Dao, hal pertama yang dituju adalah Taman Pahlawan Hang Duong, tempat ada makam saudari Vo Thi Sau”.

Kehidupan saudari Vo Thi Sau sudah jadi legenda dari mulai kapal yang berlabuh di dermaga Con Dao pada tahun 1952. Ada di Con Dao sepanjang dua hari satu satu malam, ia dibawa ke lapangan hukuman tembak, ia sudah menampik ditutup matanya untuk memandangi laut serta pulau kampung halaman dan bernyanyi sampai nafas paling akhir. Ada banyak sekali keluarga di pulau Con Cao yang membuat altar untuk saudari Vo Thi Sau. Legenda mengenai keabadian saudari Vo Thi Sau masih hidup dengan masyarakat Con Dao serta hidup untuk selamanya dalam hati rakyat Vietnam.

logoblog

Thanks for reading Imajinasi saudari Vo Thi Sau dalam hati rakyat pulau Con Dao Vietnam

Previous
« Prev Post