Friday, May 3, 2019

Hidangan tanggal 30 malam mendekati Hari Raya Tahun Baru, ciri budaya masyarakat Hanoi Vietnam

  9nagaasia       Friday, May 3, 2019
Menurut tradisi istiadat orang Vietnam, menyiapkan talam hidangan untuk Hari Raya Tahun Baru Tradisionil Imlek ( Hari Raya Tet), khususnya mempunyai tujuan memuja nenek moyang, dan untuk menghimpun semua keluarga bersama menikmatinya, oleh karenanya, talam hidangan pada tanggal 30 mendekati Hari Raya Tahun Baru penting serta suci. Semenjak jaman dulu, masyarakat kota Hanoi telah populer jadi orang yang terampil serta santun. Jika Hari Raya Tet datang, keterampilan serta kesantunan itu ada peluang untuk diperlihatkan lebih jelas dalam seni kuliner, dimana manifestasinya yang paling jelas adalah persiapan membuat talam hidangan tanggal 30 mendekati Hari Raya Tahun Baru dari masyarakat kota Hanoi.
sajian Hari Raya Tet Vietnam

Hidangan Hari Raya Tet yang disediakan masyarakat kota Hanoi bukan sekedar cermat, memanifestasikan kehalusan seni kuliner tradisionil, tapi dengan cara memproses, mengendalikan yang enak dilihat mata memanifestasikan perasaan hormat pada nenek moyang, khususnya memanifestasikan kecerdasan, serta keterampilan wanita dalam keluarga yang tahu mempersiapkan satu jamuan bersama dengan yang suci serta hangat  selama tahun. Mungkin oleh sebab hal tersebut sudah membuat kekreatifan, ketertarikan buat wanita-wanita untuk dengan senang menyiapkan hari yang spesial ini.

Jadi satu rutinitas, serta kebanggaan dari gadis-gadis di ibu kota, kaum hawa kota Hanoi dari generasi ke generasi begitu mengutamakan permasalahan keputrian, buat beberapa orang, menyiapkan keperluan Hari Raya Tet, membuat talam hidangan Hari Raya Tet bukan sekedar adalah keharusan, dan juga adalah keceriaan serta keceriaan itu jadi lebih berlipat-lipat sebab Hari Raya Tet ialah waktu yang spesial dari tahun baru, waktu berkumpulnya semua bagian keluarga. Buat keluarga ibu guru Pham Hong Lien di jalan Ba Trieu, satu keluarga yang memiliki banyak generasi tinggal bersama dengan pada sebuah rumah, Hari Raya Tet adalah peluang buat ibu Pham Hong Lien untuk mengajar anak wanita, serta menantu wanita mengenai langkah memproses, mengendalikan talam hidangan untuk keluarga. Buat ia, ini ialah langkah untuk menjaga adat keluarga pada generasi-generasi anak serta cucu. Ia menjelaskan jika “ Saya ialah anak wanita sulung, oleh karenanya, permasalahan menyiapkan keperluan Hari Raya Tet termasuk juga tanggung-jawab saya. Dahulu, meskipun kehidupan masih menemui kesukaran, pada umur 16 serta 17 tahun, saya bisa pergi ke pasar dengan ibu untuk bawa barang. Setiap saat semacam itu, ibu saya selalu menuntun langkah bagaimana beli daging yang enak, biasanya ibu saya mengajar saya semua langkah memproses masakan”.

Dahulu talam hidangan Hari Raya Tet di kota Hanoi seperti talam hidangan Hari Raya Tet pedesaan di wilayah dataran rendah Bac Bo biasanya. Semua masakan ialah masakan yang berharga. Tapi, talam hidangan Hari Raya Tet di kota Hanoi memiliki beberapa ketidaksamaan dengan beberapa daerah lain di semua negeri yang disadari oleh kebanyakan orang jika, masakannya lebih enak dengan beberapa jenis bumbu serta langkah mengendalikan lebih cermat serta atraktif. Itu jadi keunikan dari hidangan Hari Raya Tet kota Hanoi. Ibu Ta Anh Tuyet, seseorang artisan kuliner yang populer di kota Hanoi memberitahu jika “Sajian Hari Raya Tet tradisionil kota Hanoi, khususnya harus tunjukkan jika dia ialah masakan-masakan begitu enek yang berkaitan dengan usaha budidaya serta pas tanam. Lewat keterampilan wanita kota Hanoi, wanita Vietnam, semua diproses jadi masakan-masakan begitu enak, begitu ciri khas dalam talam hidangan Hari Raya Tet untuk memuja nenek moyang”.

Talam hidangan Hari Raya Tet dengan beberapa masakan enak yang disiapkan dengan cermat memanifestasikan situasi cukuplah sandang, cukuplah pangan, serta kebahagiaan tiap keluarga ataupun asa akan setahun baru yang cukuplah, serta sejahtera. Detik alih tahun yang paling suci adalah detik dimana ayah serta ibu membakar hio serta lakukan pemujaan di muka altar nenek moyang serta meminta beberapa hal yang baik untuk keluarga serta anak, cucu. Talam hidangan yang enek itu ialah harumnya keceriaan serta kebahagiaa berkumpulnya keluarga sesudah satu tahun yang sulit paya. Talam hidangan Hari Rayat Tet memunculkan masa lalu mengenai waktu lampau, teringat akan masakan pada saat masih ada ayah serta ibu, mengenangkan waktu kanak serta selalu semacam itu, pikiran, saluran budaya keluarga serta budaya kuliner tradisionil selalu mengalir dalam arus dibawah tanah riwayat bangsa.
logoblog

Thanks for reading Hidangan tanggal 30 malam mendekati Hari Raya Tahun Baru, ciri budaya masyarakat Hanoi Vietnam

Previous
« Prev Post