Monday, May 20, 2019

Daya hidup yang bertahan lama dalam kehidupan spirituil orang Vietnam

  9nagaasia       Monday, May 20, 2019
Jadi satu keyakinan asli Vietnam, punyai riwayat yang telah lama, alami pergantian supaya sesuai pergantian warga, karena itu keyakinan memuja Ingin (Sang Ibu) lahir dalam kehidupan yang perlu berusaha melawan alam yang keras, desakan dari kemampuan serta golongan agresor. Mungkin oleh karenanya, keyakinan memuja Sang Ibu terkait dengan begitu alami dengan rakyat pekerja. Dari beberapa ribu tahun ini, keyakinan memuja Sang Ibu memiliki daya hidup yang bertahan lama serta hidup di tengahnya kehidupan spirituil rakyat.

Orang Vietnam pada intinya ialah petani, menanam padi di wilayah tropika angin musim, karena itu kehidupan mereka tergantung pada alam. Orang Vietnam punyai ide jika langit serta bumi punyai karakter Ying serta Yang, oleh karenanya, mereka memuja Dewa Tanah, Dewa Air, Dewa Padi dan sebagainya semua sama juga dengan Ying serta dipersonifikasikan jadi ibu. Lebih-lebih , banyak tanda-tanda dari angkasa luar serta alam dipandang orang Vietnam punyai karakter wanita yakni melahirkan serta membuat. Lahir pada latar itu, dengan pengaruh-pengaruh dari Taoisme, karena itu keyakinan memuja Sang Ibu di Vietnam memandang permasalahan memuja Sang Ibu jadi pujaan yang mengembang-biakkan serta menaungi manusia.

Menurut Profesor Ngo Duc Thinh, Kepala Pusat Riset serta Konservasi Budaya Keyakinan Vietnam, lewat keyakinan memuja Sang Ibu, semenjak jaman dulu, orang Vietnam sudah memandang alam seputar jadi ibunya. Oleh karenanya, keunikan dari keyakinan ini adalah langkah berpikir mengenai kehidupan saat ini. “Kepercayaan memuja Sang Ibu sudah sukses menegakkan langkah berpikir memuja Ingin atau Ibu dari orang Vietnam. Keyakinan memuja Ingin tidak memerhatikan dunia manusia sesudah wafat, tetapi memerhatikan kehidupan saat ini dengan tiga keinginan yakni Fu-Lu-Shou berarti manusia hidup dengan sehat, mendapatkan uang serta berbahagia. Itu langkah berpikir mengenai kehidupan dari orang Vietnam lewat keyakinan ini”.

Dalam pada itu, Nguyen Tien Dung, pakar periset di Pusat Budaya Keyakinan Vietnam menjelaskan: “Tradisi orang Vietnam sejak dahulu sampai saat ini tetap menghormati ibu. Ibu ialah bumi. Ingin berarti ibu. Ingin atau Sang Ibu bermakna keselarasan, kesejukan, pengayoman, pertolongan serta perawatan. Oleh karenanya, imajinasi ibu dalam keyakinan ini yang maujudnya ialah Dewi Lieu Hanh ialah rasa dekat dari rakyat dalam nyanyian, lagu nina bobok sampai naskah-naskah yang didalamnya memberikan pujian pada citra Sang Ibu-orang-orang yang berjasa pada rakyat serta Tanah Air”.

Satu keindahan yang humanis serta budaya tradisi memuja Ingin atau Sang Ibu adalah memanifestasikan semangat patriotimse, kepribadian minum air ingat akan sumbernya, memuliakan beberapa pahlawan bangsa yang berjasa pada Tanah Air. Hal tersebut termanifestasikan lewat beberapa tokoh beberapa pangkat yang dipuji dalam kuil. System memuja dewa dalam keyakinan memuja Ingin terbagi dalam 60 dewa, yang tertinggi adalah Tuhan. Profesor Ngo Duc Thinh meneruskan: “Dalam keyakinan memuja Ingin, kebanyakan orang lihat jelas adat minum air harus ingat akan sumbernya, mengenangkan nenek moyang, mengenangkan beberapa pahlawan bangsa. Ini ialah semangat patriotisme yang sudah jadikan keyakinan. Malah keyakinan memuja Ingin atau Sang Ibu ini sudah tingkatkan patriotisme Vietnam pada skala spiritualitas”.

Keyakinan memuja Ingin memanifestasikan nilai budaya serta seni tinggi sekali pada ritual Chau Van. Ritual ini, dengan beberapa cara manifestasi seperti nyanyian serta tarian sudah keluarkan satu pesan mengenai semangat persatuan, kesedaran komune dari keyakinan ini. Profesor Ngo Duc Thinh memberikan tambahan: “Kepercayaan memuja Ingin memanifestasikan keselarasan kebudayaan bangsa. Ini ialah keyakinan dari orang Vietnam, tetapi dapat lihat ciri budaya dari bangsa-bangsa lain. Sebab memuja dewa dari bangsa-bangsa lain. Ini adalah bentuk multi kultur”.

Kepercayaan memuja Ingin atau Sang Ibu dari orang Vietnam lahir dari dalam kebudayaan orang Vietnam, hidup dalam kehidupan spiritualitas dari seribu tahun dengan ciri yang ciri khas atraktif sendiri. Keyakinan memuja Ingin memiliki keselarasan di antara unsur spiritualitas dengan unsur kesenian, satu macam pagelaran kerakyatan yang ciri khas, menghadirkan keyakinan serta keceriaan pada peserta. Lewat pasang-surutnya riwayat, keyakinan memuja Ingin sudah dengan keyakinan serta agama lain berjalan seperjalanan dalam kehidupan spirituil rakyat pekerja.
logoblog

Thanks for reading Daya hidup yang bertahan lama dalam kehidupan spirituil orang Vietnam

Previous
« Prev Post