Saturday, May 4, 2019

Ciri budaya Champa di kota Hanoi vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
wisata vietnam - Hari warisan budaya Vietnam yang barusan diselenggarakan di kota Hanoi, ada satu momen yang ditunggu-tunggu beberapa orang yakni acara peresmian kompleks menara Champa di Perkampungan budayya serta wisata etnis-etnis Vietnam. Untuk kali pertamanya, masyarakat kota Hanoi bisa lihat satu bangunan sebagai lambang buat warisan arsitektur ciri khas rakyat etnis Champa serta terutamanya bisa berbaur pada satu acara ritual pembukaan pintu menara Champa yang suci dari rakyat Champa di kota Hanoi. Acara peresmian menara Champa ini bukan sekedar adalah peluang untuk menyosialisasikan serta mengenalkan adat kebudayaan yang baik dari masyarakat rakyat Champa saja, tetapi adalah peluang untuk lakukan jumpa transisi untuk menguatkan solidaritas dalam warga etnis-etnis Vietnam.
Peresmian komplek menara rakyat etnis minoritas Champa

Perkampungan Budaya serta Wisata etnis-etnis Vietnam di Dong Mo, Son Tay, kota Hanoi pada beberapa tahun akhir-akhir ini sudah jadi satu diantara di antara beberapa tempat yang mengumpulkan masyarakat di semua negeri, terutamanya rakyat etnis minoritas setiap saat mereka hadir di kota Hanoi. Terutamanya semua desa etnis-etnis minoritas di sini sudah merekonstruksikan ruangan serta susunan desa serta dukuh etnis-etnis Vietnam. Banyak rumah tradisionil dari rakyat etnis minoritas seperti Thai, Tay, Nung atau Bana, Ede, dan lain-lain sudah dibuat di sini.

Setelah kurang lebih 4 tahun lebih lakukan pembangunan, kompleks menara Champa dari rakyat etnis minoritas Champa yang merekonstruksikan grup menara o Klong Garai di propinsi Ninh Thuan sudah diresmikan di sini. Tidak hanya menara Kalan di pusat, semua menara pintu gerbang, menara api dalam kompleks menara Champa di sini dibangunan hampir sama dengan yang asli.

Bapak Su Van Ngoc, periset bagian kebudayaan Champa menjelaskan: “Rakyat etnis minoritas Champa tetap membuat menara ini diatas bukit serta jauh dari desa, jauh dari kehidupan duniawi. Oleh karenanya, tempat pembangunan menara ini di perkampungan budaya itu bukan sekedar sampai dasar keyakinan saja, dan juga jamin unsur Fengshui”.

Proses pembangunan menara Champa di Perkampungan Budaya serta Wisata etnis-etnis Vietnam sepanjang 4 tahun dikerjakan benar-benar sesuai tehnik manual rakyat Champa. Bangunan ini dikerjakan dengan keterlibatan dari beberapa seniman, teknisi, pelukis, pemahat artistan serta beberapa tukang terampil dari rakyat etnis Champa di propinsi Ninh Thuan. Oleh karenanya, tiap menara di sini betul-betul adalah satu karya kesenian, dari tiap batang batu bata merah dihaluskan dengan manual, diatur dengan berhati-hati serta dilekatkan dengan minyak tumbuh-tumbuhan dengan landasan menara, patung-patung serta pahatan yang halus, semua sudah membuat satu bangunan kesenian arsitektur yang detil sampai tiap detailnya.

Dengan jumlahnya masyarakat sekitar kurang lebih 160.000 orang, yang pada intinya tinggal di wilayah Trung Bo Selatan serta Nam Bo, komune rakyat etnis minoritas Champa saat ini masih dapat menjaga banyak ciri budaya ciri khas yang termanifestasikan dalam beberapa arsitektur, acara ritual sampai ragam-ragam kesenian. Pembangunan menara Champa di Perkampungan Budaya serta Wisata Etnis-Etnis Vietnam memperjelas perhatian dari Negara Vietnam dalam mengkonservasikan serta meningkatkan warisan budaya tradisionil dari komune semua etnis di Vietnam.

Lam Van Khang, Wakil Kepala Tubuh Pengelola Perkampungan Budaya serta Wisata ini memberitahu: “Bangunan ini bukan sekedar adalah aksentuasi budaya di kota Hanoi saja, tetapi ini adalah alamat yang terpercaya, adalah tempat dimana rakyat etnis minoritas Champa dapat menitip jiwa serta kepercayaannya di sini”.

Kompleks menara Champa di Perkampungan Budaya serta Wisata Etnis-etnis Vietnam bukan sekedar membuat aksentuasi pada “Rumah bersama dengan dalam keluarga besar semua etnis Vietnam” saja, tetapi adalah satu obyek wisata, tempat merekonstruksikan pesta-pesta ciri khas dari rakyat etnis Champa misalnya: Acara membuka pintu menara, pesta tradisi Kate, tempat penyelenggaraan beberapa jumpa transisi, pertunjukan kebudayaan serta kesenian, pameran untuk mengenalkan instrumen musik, alat produksi, baju bersama beberapa ciri kehidupan kultural, tradisi istiadat yang ciri khas dari rakyat etnis Champa di hari warisan budaya Vietnam.

Dengan peresmian menara Champa serta pemuliaan budaya etnis minoritas Champa di hari warisan budaya Vietnam, Kementerian Kebudayaan, Berolahraga serta Pariwisata Vietnam ingin mengenalkan pada sahabat-sahabat internasional mengenai keaneka-ragaman kebudayaan semua etnis dan usaha mengkonservasikan serta melestarikan corak budaya rakyat semua etnis minoritas di Vietnam.
logoblog

Thanks for reading Ciri budaya Champa di kota Hanoi vietnam

Previous
« Prev Post