Monday, May 20, 2019

Ca Tru: tidak kekurangan vokalis yang “menyulit api menyalakan lampu

  9nagaasia       Monday, May 20, 2019
Ca Tru, satu macam seni lagu rakyat yang susah untuk memperoleh aktor seninya atau massa fansnya, walau begitu, pada saat lalu, lagu rakyat “Ca Tru” masih disenangi serta dilihat kelompok pemuda. Dari tempat asal usulnya atau di kelab-kelab seniman lansia, karena itu tetap kelihatan beberapa vokalis Ca Tru yang masih muda. Banyak di antara mereka baru berumur 11 atau 13 tahun saja, tetapi suaranya telah satu irama dengan suara instrumen musik macam seni ini. Mereka sendiri bisa menjadi beberapa faktor yang mengkonservasikan serta meningkatkan nilai warisan kesenian Ca Tru serta bawa macam seni ini kembali pada kehidupan warga.

Pada 1999, kakek Ngo Trong Binh di propinsi Thanh Hoa (Vietnam Tengah) berperan serta pada wisma lagu rakyat “Bich Cau Dao Quan” punya vokalis Le Thi Bach Van, sesudah 1/2 era lupakan kecapinya. Mulai sejak itu sampai saat ini, tangannya yang trampil melakukan aktivitas terus-terusan dengan fikiran “Jika tidak dapat jaga Ca Tru karena itu ia berutang pada nenek moyang serta generasi kemudian”. Beberapa waktu akhir-akhir ini, sebab usianya telah lanjut serta tidak kuat untuk hadir ke kota Hanoi, karena itu bapak Ngo Trong Binh tinggal di propinsi Thanh Hoa serta membangun kelab lagu rakyat “Ca Tru” yang bernama “Huong Xua” untuk jaga serta mewariskan macam seni ini pada generasi muda. Sempat berperan serta pada banyak pesta lagu “Ca Tru” serta merampas banyak penghargaan, tetapi seniman yang telah berumur 85 tahun bernama Ngo Trong Binh tetap pikirkan bagaimana mewariskan macam seni ini.

Bapak Le Trong Binh menjelaskan: “Sekarang saya telah mewariskan lagu rakyat Ca Tru pada sebagian orang untuk mainkan instrumen serta menyanyikan lagu rakyat Ca Tru. Saya akan berupaya menjaga macam seni ini, bila tidak dapat karena itu saya berutang pada nenek moyang serta generasi lalu. Sebetulnya di kelab kami ada beberapa orang yang jalankan upayanya dalam tempat yang jauh, penjuala sayur-sayuran atau tukang ojek. Usaha mengumpulkan serta menjaga macam seni ini begitu susah, tetapi harus disebutkan jika kebanyakan orang begitu antusias”.

Yang tidak dapat kurang dalam festival-fetival lagu rakyat “Ca Tru” ialah wajah-wajah yang masih muda. Tiap kelab ada dari 3 sampai 4 vokalis muda serta saat mereka mulai bernyanyi, kebanyakan orang tetap terlalu fokus dengarkan serta memberikan pujian pada mereka. Vokalis Nguyen Thi Thanh Dung, anggota kelab lagu “Ca Tru” di kabupaten Thuan Thanh, propinsi Bac Ninh, sampai saat ini baru berupaya 13 tahun serta mendapatkan pendidikan dari seniman rakyat Nguyen Thi Thiep, saat ini bisa mempertunjukkan dua irama lagu. Nguyen Thi Thanh Dung memberitahu: “Sepanjang minggu, saya harus pergi ke sekolahan. Terkadang, di hari Minggu atau saat malam hari saya hadir ke kelab untuk belajar dari 1 sampai 2 jam, pulang di dalam rumah saya belajar . Belajar satu lagu begitu susah. Sesudah sukses, saya harus mendengarkannya berkali-kali untuk mengerti isi lagu. Bila rasakan enak didengar atau menyenanginya, karena itu kita baru sukses belajar”.

Sekarang ada makin banyak orang yang hadir pada macam seni ini serta jumlahnya kelab di beberapa propinsi serta kota makin bertambah. Salah satunya jumlahnya pemuda yang suka pada serta menyimpan perhatian pada macam seni ini makin banyak. Profesor To Ngoc Thanh, Ketua Himpunan Kesenian Folklor Vietnam, memberitahu jika meskipun beberapa orang tetap harus berlatih untuk menyanyikan lagu rakyat Ca Tru dengan benar, mainkan instrumen musik agar enak didengar, tetapi perasaan cinta mereka pada lagu rakyat “Ca Tru” belum pernah kurang.

Diatas panggung, beberapa seniman yang paling kecil baru berumur 4 tahun sampai beberapa seniman paling tua yang telah berupaya 87 tahun, semua berbaur pada irama instrumen musik. Untuk mengkonektivitaskan perasaan cinta yang erat dengan macam seni ini, karena itu beberapa vokalis cilik tetap mendapatkan pendidikan, pemupukan serta kegandrungan dari beberapa seniman lansia. Terutamanya banyak di antara pemuda ini sudah mendapatkan pendidikan di beberapa kelab, dalam keluarga-keluarga tradisionil serta dalam kelompok-kelompok lagu “Ca Tru” yang baru dibuat. Dengan waktu, beberapa seniman lansia akan pergi untuk selamanya, tetapi semangat ketertarikan dari kelompok pemuda dalam berperan serta pada kelab-kelab “Ca Tru” adalah basic untuk kita yakin jika macam seni lagu rakyat “Ca Tru” masih dijaga serta ditingkatkan oleh beberapa generasi seniman Vietnam
logoblog

Thanks for reading Ca Tru: tidak kekurangan vokalis yang “menyulit api menyalakan lampu

Previous
« Prev Post