Saturday, May 4, 2019

Berziarah ke kuil Ghenh pada awal musim semi Vietnam

  9nagaasia       Saturday, May 4, 2019
Telah jadi adat, pada hari-hari awal musim semi, orang Vietnam tetap pergi berziarah ke kuil serta pagoda untuk meminta kemujuran buat keluarga dalam tahun baru. Di kota Hanoi, ada satu tempat yang diambil oleh beberapa orang untuk pergi berziarah pada awal tahun serta nikmati panorama alamnya yakni kuil Ghenh.
Kuil Ghenh

Kuil Ghenh terdapat di kecamatan Bo De, kabupaten Long Bien, kota Hanoi. Diberi nama kuil Ghenh, sebab dahulu di muka kuil ini ada satu riam air besar dan, rakyat biasa mengatakan jadi kuil Ghenh. Sampai saat ini, di kelompok rakyat masih diwariskan cerita kuil Ghenh yang dihubungkan dengan nasib yang memilukan dari putri Ngoc Han yang cantik, serta mempunyai talenta yang mengagumkan. Putri Ngoc Han diperistri oleh raja Quang Trung Nguyen Hue, pahlawan yang membuat kemenangan bersejarah Ngoc Hoi Dong Da, menaklukkan lebih dari 200.000 serdadu agresor Qing pada musim semi tahun 1789. Hubungan ssmara antara putri Ngoc Han serta Nguyen Hue cuma memerlukan waktu sepanjang 6 tahun, sebab raja yang berpotensi ini meninggal dunia mendadak hingga membuat putri Ngoc Han harus juga mati ikuti suaminya pada umur yang masih muda. Lalu, dinasti Nguyen untuk lakukan balas dendam pada pasukan Tay Son sudah melemparkan tulang belulang ia serta dua anaknya ke sungai Merah. Untuk mengenangkan putri raja yang serba prima itu, rakyat desa Ai Mo sudah membangun kuil pemujaan di tepian sungai Merah. Cerita asmara serta kehidupan putri ini yang memilukan itu sudah masuk hati rakyat, membuat kuil Ghenh jadi berbentuk legendaris serta keramat. Saat ini, prasasti di kuil Ghenh memberikan: pada tahun 1858, nenek Dang Thi Ban, masyarakat ditempat sudah menghimpun derma untuk membuat kuil ini. 200 tahun telah melalui, kuil Ghenh masih dirawat serta dijaga dengan cermat oleh anak cucu nenek Dang Thi Ban. Kakek Dang Dinh Khue, tukang kunci kuil Ghenh memberitahu: “Saya termasuk juga generasi ke-5 marga Dang sebagai tukang kunci di kuil ini. Dahulu, di tempat ini ada perahu penyeberangan orisontal di sini, di dermaganya ada pohon beringin . Dahulu, kuil ini dibuat di dekat tepian sungai, tetapi kerena terbawa oleh air, karena itu harus beralih ke sini”.

Saat ini, kuil Ghenh ialah kuil yang keramat buat rakyat kota Hanoi. Tiap sore hari tanggal 6 bulan pertama tahun Imlek, banyak biksu-biksuni ada di sini untuk hadir upacara meminta ketenteraman. Ini ialah upacara pemujaan awal tahun baru yang di pimpin oleh oleh pendeta untuk pelancong. Banyak masyarakat kota Hanoi hadir kesini bukan sekedar meminta kesehatan serta ketenteraman untuk keluarga mereka, dan juga untuk nikmati panorama alam serta hawa musim semi. Ibu Nguyen Thi Hong di jalan Kham Thien, kota Hanoi memberitahu: “Tradisi bangsa warisan nenek moyang adalah pada awal tahun hadir berziarah ke pagoda. Saya hadir kesini untuk menenteramkan hati, meminta agar lakukan usaha dengan aman selama tahun”.

Yang berziarah di kuil Ghenh bukan sekedar terlihat golongan lanjut usia saja, tapi terlihat banyak juga pemuda-pemudia. Tidak hanya meminta kesehatan serta ketenteraman pada keluarga, banyak pemuda-pemudi meminta sampai cinta asmara serta kebahagiaan. Saudari Diem Hang di kabupaten kota Dong Da, kota Hanoi memberitahu: “Saya sendiri berpikir jika ini adalah adat yang baik, sebab saat hadir kesini untuk meminta, kita butuh menderegulasikan tingkah laku serta langkah hidup agar lebih baik. Kebanyakan orang hadir kesini dengan memberi permintaan yang berlainan, tetapi bagaimana maksudnya, kebanyakan orang sangat jujur hati”.

Di antara beberapa orang yang ada dalam upacara pemujaan awal tahun di kuil Ghenh ada juga banyak wiraswasta. Buat mereka, lakukan pemujaan di kuil serta pagoda pada awal tahun adalah waktu untuk menentramkan hatinya sesudah kerja dengan sulit sepanjang satu tahun. Saudara Vu Anh Quan, pemilik satu tubuh usaha usaha emas-perak di kota Hanoi memberitahu jika ini ialah tahun ke-3 ia ada di kuil Ghenh untuk hadir upacara pemujaan ketenteraman. Buat ia, lakukan pemujaan pada awal tahun adalah satu ciri budaya tradisionil serta ia meminta supaya tubuh usaha serta sanak keluarganya mendapatkan kemujuran di hari awal musim semi. “Orang Vietnam hidup begitu memprioritaskan hati perasaan. Semua keluarga selalu pergi berziarah pada awal serta akhir tahun untuk meminta kemujuran, kesejahteraan . Saya hadir kesini untuk meminta bagaimana lakukan dengan pas semuanya yang saya fikir serta pas pada hati saya, tidak lakukan apa yang malu pada diri sendiri”.
Buat orang Vietnam, pada hari-hari awal musim semi semua makluk berbaur dengan hati manusia yang terbuka. Tiap orang pergi berziarah di kuil yang keramat ini dengan satu keinginan bersama dengan yang ikhlas, mengatakan perasaan hormat pada Sang Buddha, nenek moyang, mengenangkan layanan beberapa pendahulu. Barang kali oleh karenanya, berziarah di kuil serta pagoda pada awal musim semi bukan sekedar bawa makna keyakinan, dan juga adalah ciri budaya baik yang pantas diwariskan.
logoblog

Thanks for reading Berziarah ke kuil Ghenh pada awal musim semi Vietnam

Previous
« Prev Post