Monday, May 13, 2019

Hari Raya Tet buat golongan muda Vietnam

  9nagaasia       Monday, May 13, 2019
Orang Vietnam muda saat ini punyai ide yalah libur pada Hari Raya Tahun Baru Tradisionil Imlek (atau Hari Raya Tet), tetapi tidak menjelaskan: “Makan Hari Raya Tet”. Saat Hari Raya Tet datang, mereka ingin liburan, berekreasi atau beraktivitas sosial untuk memperluas wacana serta pemahaman jadi alternatif cuma beraktivitas dalam ruangan Hari Raya Tet di keluarganya seperti yang telah jadi adat.

Ini ialah tahun ke-empat, keluarga kecil saudari Cao Thi Le Anh di kota Hanoi rayakan Hari Raya Tet di kota Sapa (provinsi Lao Cai). Saudari Le Anh memberitahu jika semua kunjungan semacam itu membuat ketentuan pada suami-istrinya untuk dapat libur bersama dengan, lebih sama-sama mengerti serta yang lebih penting yalah dua orang anaknya dapat alami pengalaman kehidupan, menyingkap tabir kehidupan di wilayah yang baru.Saudari Le Anh menjelaskan:“Setiap tahun, beberapa anak saya menunggu-nunggu tibanya Hari Raya Tet. Mereka menanti satu kunjungan yang kami adakan. Kami mengemudikan mobil sendiri. Karena itu kami dapat berhenti dimanapun untuk mencari tahu akan kehidupan masyarakat di wilayah itu. Pada Hari Raya Tet tahun ini, kami bawa bingkisan, contohnya baju, buku untuk diserahkan kepada beberapa anak di beberapa tempat itu”.

Sedangkan, buat saudara Vu Thanh Cong, seseorang photografer freelance, Hari Raya Tet adalah masa-masa untuk memphoto panorama – panorama alam yang indah di semua negeri. Tiap tahun, ia lakukan satu paket wisata pada Hari Raya Tet. Pada Hari Raya Tet tahun ini, ia merencanakan ke arah ke wilayah Tay Bac untuk memphoto bunga meihua yang bersemarak lebih lamban pada tanggal 3 bulan setahun Imlek. Ia memberitahu: “Bagi orang yang asik memphoto serta berekreasi, karena itu Hari Raya Tet jadi peluang baik untuk menghimpun beberapa gambar yang paling indah. Masyarakat ditempat kenakan pakaian-pakaian paling indah, berjalan banyak permainan serta pesta yang berlangsung berkenaan dengan kesempatan kali ini. Cuaca serta ruangan Hari Raya Tet begitu ciri khas. Situasi musim semi membuat semua jadi lebih gembira”.

Berbeda dengan saudari Le Anh serta saudara Thanh Cong, Saudari Thu Huong - seseorang staff satu perusahaan mass media di kota Hanoi ingin bawa keceriaan pada beberapa anak yatim piatu serta golongan lanjut usia yang hidup sendirian berkenaan dengan Hari Raya Tet.Saudari Thu Huong memberitahu: “Pada Hari Raya Tet, kebanyakan orang senang. Beberapa anak kenakan pakaian baru, golongan lanjut usia bicara serta senang selain anak-cucunya, tapi di pusat perawatan kemanusiaan cuma beberapa orang sendirian yang tinggal bersamanya. Kami masih muda serta masih ada banyaknya waktu untuk nikmati kehidupan, karena itu kami cuma ingin kurangi kerugian yang terkena beberapa anak dankakek-nenek. Jika melakukan tindakan sepeti itu, kami rasakan musim semi lebih prima, lebih indah serta lebih menyukai kehidupan”.
Meksipun lakukan banyak kegiatan di luar keluarga, namun kau muda Vietnam seperti saudari Le Anh, saudari Thu Huong atau saudara Thanh Cong, semua dengan hormat menghormati ciri- ciri budaya yang indah serta tradisi istiadat bangsa pada Hari Raya Tahun tet bangsa. Diluar itu, saudari Le Anh inginkan supaya anak-anaknya mengerti lebih mendalam akan nilai asal- usulnya.Saudari Le Anh menerangkan: “Selain rayakan serta lakukan persiapan untuk menyambut Hari Raya Tet serta menyambut dewa dapur (atau Ong Tao), karena itu kami mengajar mereka membuat kue Chung, membuat daging babi gulung serta lakukan masalah tradisionil. Semua bagian keluarga bersama dengan –sama rayakan Hari Raya Tet. Pada sore tanggal 30 bulan duabelas tahun Imlek, menyambut beberapa detik alih tahun, melihat kembang api serta nenek- nenek masih mempersiapkan angpao untuk cucu- cucu sesudah mereka kembali dari melihat kembang api”.

Setiap kali Hari Raya Tet datang, saudari Thu Huong rasakan lebih dewasa. Tapi ia pun tidak lupa akan adat- tradisi pada Hari Raya Tet di samping keluarga. Ia masih ketertarikan pilih serta kenakan pakaian-pakaian yang indah serta menunggu- nunggu angpao yang diberi oleh nenek, kakek serta ayah-ibunya. Terutamanya, ia senang berjalan- jalan saat malam tanggal 30 bulan duabelas tahun Imlek serta kembali pada rumah sebelum detik –detik alih tahun datang. Saudari Thu Huong memberitahu:“ Waktu alih tahun di antara tahun lama serta tahun baru begitu suci. Tiap tahun, walau senang berjalan- jalan untuk lihat orang serta jalan - jalan yang dihias cemerlang, namun saya masih ingin pulang ke rumah untuk menyambut detik alih tahun selain keluarga. Saya ingin dengarkan kata –kata perkataan selamat Tahun Baru dari nenek, ayah serta ibu. Sedang, saya sendiri mempersiapkan cindramata-cindramata yang berarti untuk dihadiahkan pada beberapa sanak keluarga”.

Kaum muda Vietnam memiliki fikiran serta langkah melakukan tindakan yang berlainan dengan generasi awalnya, tapi mereka masih menghargai serta menjaga adat-istiadat indah dari Hari Raya Tet yang sesuai cenderung perubahan. Arti suci, ciri indah Hari Raya Tet terukir selamanya dalam hati tiap orang Vietnam.
logoblog

Thanks for reading Hari Raya Tet buat golongan muda Vietnam

Previous
« Prev Post